<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sumatera | indiekraf.com</title>
	<atom:link href="https://indiekraf.com/tag/sumatera/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indiekraf.com</link>
	<description>Media online industri ekonomi kreatif Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Apr 2021 16:40:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/indiekraf.com/wp-content/uploads/2018/05/Favicon.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sumatera | indiekraf.com</title>
	<link>https://indiekraf.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146842474</site>	<item>
		<title>Pengembangan Wisata Sumatera Barat Saat Ini, Seperti Apa?</title>
		<link>https://indiekraf.com/pengembangan-wisata-sumatera-barat-saat-ini-seperti-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mardina Indiekraf]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 00:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Industri Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[indiekraf]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[sumatera barat]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indiekraf.com/?p=9530</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indiekraf.com &#8211; Di masa pandemi seperti sekarang, bidang pariwisata memang sedang lesu-lesunya. Akan tetapi, waktu ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air untuk bersiap menghadapi kembalinya turis. Hal ini juga menjadi pembahasan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini, terutama di kawasan wisata Sumatera Barat. Pengembangan Wisata Sumatera Barat di &#8230;</p>
The post <a href="https://indiekraf.com/pengembangan-wisata-sumatera-barat-saat-ini-seperti-apa/">Pengembangan Wisata Sumatera Barat Saat Ini, Seperti Apa?</a> first appeared on <a href="https://indiekraf.com">indiekraf.com</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Indiekraf.com &#8211;</strong> Di masa pandemi seperti sekarang, bidang pariwisata memang sedang lesu-lesunya. Akan tetapi, waktu ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air untuk bersiap menghadapi kembalinya turis. Hal ini juga menjadi pembahasan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini, terutama di kawasan wisata Sumatera Barat.</span></p>
<figure id="attachment_9531" aria-describedby="caption-attachment-9531" style="width: 344px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-9531" src="https://i0.wp.com/indiekraf.com/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-18-at-14.57.28.jpeg?resize=344%2C228&#038;ssl=1" alt="Pengembangan Wisata Sumatra Barat di Masa Kini, Seperti Apa?" width="344" height="228" srcset="https://i0.wp.com/indiekraf.com/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-18-at-14.57.28.jpeg?resize=300%2C199&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/indiekraf.com/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-18-at-14.57.28.jpeg?resize=768%2C510&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/indiekraf.com/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-18-at-14.57.28.jpeg?w=1024&amp;ssl=1 1024w" sizes="(max-width: 344px) 100vw, 344px" /><figcaption id="caption-attachment-9531" class="wp-caption-text">Sumber : kemenparekraf.go.id</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><b>Pengembangan Wisata Sumatera Barat di Masa Kini</b></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pada Selasa (13/4) lalu, berlangsung audiensi dengan 11 bupati beserta Wali Kota Sumatera Barat dan Anggota Komisi VI DPR RI. Audiensi tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Acara ini berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sandiaga menjelaskan pendapatnya terkait potensi wisata Sumatera Barat saat ini. Ia menjelaskan bahwa potensi ini bisa datang dari bidang budaya dan alam serta kuliner. </span><span style="font-weight: 400;">&#8220;Saya pikir pengembangan pariwisata di Sumatera Barat berbasis </span><i><span style="font-weight: 400;">nature</span></i> <i><span style="font-weight: 400;">and</span></i> <i><span style="font-weight: 400;">culture</span></i><span style="font-weight: 400;"> ini sudah tepat,&#8221; kata Sandiaga.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><b>Dorongan Menparekraf untuk ‘Pengemasan’ Potensi yang Lebih Berkualitas</b></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menparekraf juga mendorong adanya pengemasan potensi wisata Sumatera Barat yang sudah ada agar lebih berkualitas. &#8220;Jadi kita punya kekayaan sumber daya alam dan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif tapi bagaimana kita meningkatkan nilai tambahnya,&#8221; katanya. Beberapa upaya yang bisa dilakukan juga harus diselaraskan dengan pengembangan desa wisata di provinsi tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sebagai contoh, ia menjelaskan terkait pengembangan ‘Desa Wisata Berkelanjutan’ di Kota Padang panjang. Program ini diharapkan juga bisa diikuti oleh desa-desa lainnya. Menurut Menparekraf, desa wisata bisa menjadi peluang dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk meraih kembali perhatian masyarakat usai pandemi.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><b>Pentingnya Digitalisasi oleh Para Pelaku Parekraf di Sumatera Barat</b></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Saat ini, Sandiaga menekankan bahwa pandemi akan mengubah banyak hal di sektor parekraf. &#8220;Pandemi ini akan mengubah peta sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya juga akan menyempatkan diri berkunjung ke Sumatera Barat,&#8221; ujar Sandiaga. Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya digitalisasi di era sekarang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Digitalisasi di bidang parekraf dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sektor parekraf di area wisata Sumatera Barat. &#8220;Ini juga masuk ke dalam pengembangan desa wisata dan juga ekonomi kreatif kedepannya. Saya yakin, dengan kita bergandengan tangan, kita bisa kembali bangkit,&#8221; lanjutnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">The post <a href="https://indiekraf.com/pengembangan-wisata-sumatera-barat-saat-ini-seperti-apa/">Pengembangan Wisata Sumatera Barat Saat Ini, Seperti Apa?</a> first appeared on <a href="https://indiekraf.com">indiekraf.com</a>.]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9530</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
