Indiekraf.com – Pengembangan aplikasi kini dapat dilakukan dengan dukungan AI, termasuk dalam proses menerjemahkan ide menjadi sebuah web app. Hal tersebut dieksplorasi dalam Merdeka Upskilling Program: For Engineer & Fresh Graduate From Idea to Web App With Gemini, yang dilaksanakan secara daring dan diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai kota di Indonesia untuk belajar dan praktik menggunakan Gemini dalam pengembangan aplikasi. Sesi pembelajaran bersama Eka Yuniar, S.Kom., MMSI dan Hero Wijaya sebagai pembicara.
Kegiatan diawali dengan opening speech dari M. Ziaelfikar Albaba, CEO Nortis AI Academy & BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang. yang memperkenalkan Telkom AI Center of Excellence beserta pilar AI Connect sebagai ruang pengembangan talenta dan kolaborasi di bidang AI. Dalam sesi yang sama, peserta juga diperkenalkan dengan Nortis AI Academy sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran dalam kegiatan Merdeka Upskilling Program.
Sesi pertama bersama Hero Wijaya membahas bagaimana AI bekerja dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggunakannya. Peserta diajak memahami pentingnya menjaga keamanan informasi ketika berinteraksi dengan AI, termasuk menghindari penggunaan data pribadi atau informasi sensitif dalam proses pemanfaatan teknologi. Pembahasan ini menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya mengetahui kemampuan AI, tetapi juga memahami penggunaan AI secara lebih aman dan bertanggung jawab.
Selanjutnya, Eka Yuniar, S.Kom., MMSI membahas pemanfaatan Canvas pada Gemini AI dalam proses pembuatan aplikasi. Peserta diperkenalkan pada alur kerja pengembangan app menggunakan Gemini, Materi juga mencakup teknik prompting untuk pengembangan aplikasi, sehingga peserta dapat memahami bagaimana memberikan instruksi yang lebih jelas kepada AI untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan.
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung. Peserta mencoba membuat aplikasi menggunakan Gemini berdasarkan ide yang mereka kembangkan masing-masing. Sejumlah peserta kemudian mempresentasikan hasil praktik yang telah mereka kembangkan. Salah satunya adalah Asri Awaluddin, peserta yang merupakan pegawai Kementerian Agama di Sulawesi Selatan. Ia mengembangkan aplikasi E-Arsip Surat Pendidikan Agama Islam, yang dibuat berdasarkan kebutuhan dalam pekerjaannya.
Hasil tersebut menunjukkan bagaimana pemanfaatan AI dapat membantu peserta menerjemahkan kebutuhan nyata menjadi sebuah solusi digital. Pengalaman peserta juga memperlihatkan bahwa penggunaan Gemini dalam pengembangan aplikasi dapat dieksplorasi oleh individu dengan kebutuhan dan latar belakang yang beragam.
From Idea to Web App With Gemini merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific, yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB).. Kegiatan ini didukung oleh Telkom AI Center of Excellence, Indiekraf, dan Stasion.