FesyenIndustri Kreatif

Lakshmee Indonesia Usaha Fashion Ramah Lingkungan dan Sadar Sosial

Indiekraf.com – Lakshmee Indonesia @lakshmeeindonesia usaha fashion ramah lingkungan dan sadar sosial. Berdiri buah kegigihan pantang menyerah dari Levita Damaika Anggraini.

Berangkat dari latar belakang seniman musik Levita dekat dengan isu sosial dan budaya. Hidupnya penuh perjuangan, beberapa kali usaha yang dirintisnya tutup membuatnya akrab dengan titik terendah.

Pada satu titik dibuat terkagum dengan gaun pengantin salah seorang temannya di Bali. Dari situ Levita kemudian melirik industri textile dan fashion. Namun ideologisnya terhadap manusia dan alam mengantar Levita dalam sebuah tantangan, bagaimana menciptakan sebuah karya textile yang bisa dijual tanpa merusak alam.

Dari situ kemudian lahirnya Lakshmee Indonesia yang produk fashion pewarna alami yang terinspirasi dari kekayaan alam Indonesia.

Lakshmee Indonesia dirintis mulai 2015. Butuh waktu sekitar enam bulan untuk menemukan resep eco printing paten yang terus dikembangkan hingga sekarang ini.

Produk Lakshmee Indonesia merupakan karya ekslusif dalam jumlah terbatas dengan menggunakan limbah alam organik yang berada di lokal Malang.

Membuat produk Lakshmee Indonesia punca ciri warna yang soft khas earth tone (warna bumi).

BACA JUGA:

Yang mengesankan hingga saat ini ideologi berdirinya Lakshmee Indonesia terus dijaga dengan baik.

Tak mau merusak lingkungan Lakshmee Indonesia mulai membudidayakan tanaman-tanaman yang menjadi bahan baku pewarna alami.

Selain itu dalam setiap proses produksi ikut semuanya menggunakan bahan baku lokal dan melibatkan pengrajin lokal.

Untuk pemasaran sendiri jangkauannya seluruh Indonesia, Jerman, Slovakia, Rusia, California dan Inggris. Bahkan produk-produk eksklusif dari Lakshmee Indonesia lebih banyak diminati warga asing.

Related Articles