Selamat Datang di Indiekraf Media – Kunjungi Juga Studio Kami untuk Berkolaborasi lebih Keren :)

NgeDILo x MQA: Cara Software Quality Assurance Melakukan Testing Aplikasi

Facebook
X
LinkedIn
Email
Print

Indiekraf.com – Software Quality Assurance saat ini telah menjadi salah satu profesi yang sedang dibutuhkan di era perkembangan digital seperti sekarang.

Telah banyak produk aplikasi digital yang sedang berkembang di Indonesia. Hal ini menjadikan profesi SQA semakin terbuka lebar.

Untuk mempelajari lebih dalam apa itu Software Quality Assurance, DILo Malang berkolaborasi dengan komunitas Malang Quality Assurance (MQA) menggelar event NgeDILo x MQA pada hari Senin (29/06) kemarin secara online.

Komunitas MQA adalah komunitas yang mepunyai visi menjadi wadah dan perantara dalam proses perkembangan Software Quality Assurance di Kota Malang.

Event ini mendatangkan 2 pemateri profesional yakni Harditya Rahmat Ramadhan, Software Engineer OY! Indonesia) yang membahas mengenai “Continuous Integration Implementation in Flutter” dan Wira Putrawan Pakpahan, QA Engineer Tunaiku yang akan membahas seputar “QA Manual transformation to become QA Engineer”.

Salah satu tugas seorang Software Quality Assurance adalah menjamin sebuah aplikasi digital bisa berjalan tanpa ada masalah (bugs free). Meski begitu, Wira menyatakan bahwa tidak ada aplikasi yang tidak memiliki masalah (bugs).

“Tidak ada aplikasi yang 100% tidak memiliki masalah. Oleh karena itu, tugas seorang QA adalah untuk meminimalisir adanya bugs yang ada pada aplikasi tersebut.”

Untuk mengetahui apakah aplikasi tersebut terdapat bugs atau tidak, kita bisa melakukan test QA secara manual atau sistematis. Namun terdapat kelemahan melakukan test secara manual.

Karena dilakukan oleh manusia, maka akan ada potensi terjadinya human error pada saat melakukan test. Namun, ketika kita melakukan test secara sistematis, maka faktor human error bisa dihilangkan karena dilakukan oleh robot.

Dibutuhkan software untuk bisa mengembangkan sebuah aplikasi digital, salah satunya adalah Flutter.

Flutter adalah Mobile App SDK (Software Development Kit) untuk membuat aplikasi Android dan iOS dari satu codebase dengan performa tinggi. Dengan begitu, kita hanya perlu untuk mempelajari Flutter untuk bisa membuat aplikasi di sistem Android atau iOS.

Dengan kemudahan tersebut, Harditya menyatakan saat ini OY! Indonesia telah 100% beralih menggunakan Flutter untuk mengembangkan produknya.

Karena membahas mengenai Continuous Integration Implementation in Flutter, Harditya memberikan informasi stack mereka gunakan meliputi Flutter, circleci, Firebase, dan Fastlane.

Continuous Integration (CI) sangat membantu software engineer. Ketika mereka akan merubah suatu code mesin, maka CI akan melakukan tes apakah code tersebut aman atau tidak.

Terdapat 2 CI workflow yang diterapkan oleh OY! Indonesia yakni “test-analyzer” untuk run unit test dan “build-and-deploy” untuk build and deploy to Firebase App Distribution.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Baca juga:

Arek Malang Go International! Film “Kepaten Obor” Tembus EuroAsia Shorts 2026

Indiekraf.com – Industri kreatif Kota Malang kembali mencuri perhatian dunia internasional. Film pendek berjudul Kepaten Obor (The Lineage) karya sineas

Form Publikasi Produk Ekonomi Kreatif – Indiekraf

Indiekraf.com – Anda Pelaku ekonomi kreatif Malang yang ingin berkolaborasi dan produknya di publikasikan di website dan sosmed Indiekraf ?

Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual Merek Disporapar Kota Malang x Indiekraf Indonesia – Batch #03

Mohon Maaf Pendaftaran Telah Ditutup. Selamat Kepada Peserta Terpilih ya ! Untuk yang Belum Lolos jangan Berkecil Hati. Bisa join

Bukber Elegan? Ini 10 Tempat Fancy di Malang

indiekraf.com – Buka puasa bersama bukan hanya ajang kumpul dan makan bersama. Selain itu, momen bukber juga mendorong tumbuhnya gaya

Indibiz KTI Kolaborasi dengan Makassar Game Developer Hadirkan Global Game Jam Makassar 2026

Indiekraf.com – Makassar – Indibiz Kawasan Timur Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Makassar Game Developer (MAGER) menggelar Global Game Jam Makassar

Nortis AI Academy Rilis Dua Program Kunci untuk Akselerasi Bisnis 2026

Indiekraf.com – Tahun 2026 dijanjikan sebagai tahun implementasi AI yang sesungguhnya, namun realitasnya pahit: tujuh dari sepuluh inisiatif transformasi digital

Nortis Jam #01 Sukses Digelar, Bekali 80+ Peserta Strategi AI untuk Hadapi Bisnis 2026

Indiekraf.com – Nortis AI Academy sukses menyelenggarakan Nortis Jam #01 bertajuk “Trend AI for Business 2026” yang digelar pada Senin,

Animator Indonesia Griselda Sastrawinata Kembali Unjuk Karya di Zootopia 2

Indiekraf.com – Griselda Sastrawinata kembali menjadi sorotan setelah kontribusinya di Zootopia 2 terungkap. Dalam sekuel yang hadir dengan banyak fresh

Hearts2hearts dan No Na Jadi Guest Star Utama Spotify Wrapped Indonesia 2025

Indiekraf.com – Spotify Wrapped Live Indonesia 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 04 Desember 2025 pukul 20.30 WIB, disiarkan langsung

“Laut Bercerita” Naik Layar: Saat Suara yang Tenggelam Pulang Lewat Film

Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori adalah salah satu karya sastra Indonesia yang paling menggugah dalam satu dekade terakhir.