Indiekraf – Membuat CV profesional, menyusun TOR, hingga menghasilkan video AI menjadi bagian dari praktik pemanfaatan AI dalam AI for Productivity Batch 33. Melalui sesi praktik, peserta tidak hanya mempelajari konsep AI, tetapi langsung mencoba menerapkannya untuk berbagai kebutuhan produktivitas menggunakan tools seperti Google Flow dan Gemini Canvas. Sesi pertama dibawakan oleh M. Ziaelfikar Albaba, CEO Nortis AI Academy sekaligus Business Community Lead Telkom AI Center Malang. Ia memperkenalkan dasar-dasar
AI, teknik prompting, pemanfaatan AI untuk produktivitas kerja dan bisnis, hingga konsep AI Agent atau AI Worker. Peserta juga diajak memahami proses iteratif dalam menggunakan AI, yaitu mencoba, mengevaluasi hasil, lalu menyempurnakan instruksi untuk memperoleh keluaran yang lebih sesuai.
Pembahasan dilengkapi dengan studi kasus dan praktik. Salah satunya adalah kasus self-driving Tesla yang digunakan untuk membahas pertanyaan mengenai tanggung jawab ketika keputusan melibatkan sistem AI. Aspek Responsible AI juga disoroti melalui contoh penggunaan AI oleh dokter, dengan penekanan bahwa pemanfaatan teknologi tetap harus mengikuti etika dan tanggung jawab profesi. Dalam sesi praktik, peserta membuat video berbasis AI dari gambar menggunakan Google Flow dengan tema Hari Pahlawan. Peserta juga mencoba penerapan AI untuk kebutuhan praktis seperti membuat poster, lampiran keuangan, dan TOR. Sementara itu, Annisa Ulkhairiyah, Program Manager Nortis AI, membahas pemanfaatan AI untuk kebutuhan administrasi serta penyusunan CV dan portofolio secara profesional.
Peserta diperkenalkan pada cara menyusun CV yang lebih terstruktur dengan menyesuaikan informasi, pengalaman, dan kemampuan agar relevan dengan kebutuhan profesional. Materi kemudian dipraktikkan secara langsung melalui Gemini Canvas untuk menghasilkan CV yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing peserta. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih memahami cara kerja AI sekaligus lebih berhati-hati dalam penggunaannya. “Jadi lebih tahu gimana
kerja AI bisa membantu productivity dan lebih hati-hati lagi dalam menggunakan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Nortis AI Academy bersama Telkom AI Center Malang mendorong peserta tidak hanya mengenal berbagai tools AI, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara produktif, iteratif, dan bertanggung jawab. Kegiatan AI for Productivity Batch 33 berlangsung di Thursina IIBS Kampus Putri. Program ini merupakan bagian dari AI Opportunity Asia Pacific oleh AVPN dengan dukungan Google.org dan ADB, serta Stasion dan Indiekraf sebagai community partner.