Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifKreatif TourismWisata Kreatif

Bandara Toraja Segera Diresmikan, Akses Pariwisata Jadi Lebih Mudah

Indiekraf.com – Pariwisata di Indonesia kini sudah mulai bangkit perlahan-lahan. Bandara Buntu Kunik di Kabupaten Tana Toraja akan segera diresmikan. Hal ini diharapkan akan mendorong sektor pariwisata di Kabupaten Tana Toraja dan daerah di sekitarnya. Rencananya bandara ini akan diresmikan pada Senin (16/11) menurut Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah di Makassar.

Nurdin Abdullah mengatakan dalam hal menanggapi peresmian dua proyek infrastruktur di Sulsel, dengan beroperasinya bandara tersebut diharapkan pengunjung objek wisata bisa menjajal jalur udara selain via darat untuk menuju ke Tana Toraja. Dikutip dari Antara News, Bandara Buntu Kunik ini dibangun di atas tanah seluas 141 hektar, dengan panjang landasan pacu pada tahap awal 1600 meter yang bisa didarati pesawat jenis ATR, kemudian apron seluas 94,5 x 67 meter dan taxiway 124,5 x 15 meter. Untuk luas bangunan terminal diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi untuk menampung 150 penumpang.

Di tahun 2018, pembangunan tahap I ini telah dilanjutkan oleh pemerintah pusat hingga rampung di pertengahan 2020 lalu. Di tanggal 20 Agustus 2020 kemarin, pesawat milik maskapai Wings Air sudah menjadi pesawat komersial yang pertama yang mendarat di Bandara Toraja.

Baca Juga Gandeng TRON, Kebijakan Pemkot Dapat Sorotan Komunitas Digital Kota Malang

“Dengan hadirnya bandara baru ini akan semakin memberikan nilai tambah pada perkembangan pariwisata di Toraja. Tentu dengan adanya bandara ini, akan semakin meningkatkan kunjungan wisata ke Toraja, tidak lagi harus melalui darat dengan waktu tempuh delapan hingga sembilan jam. Tetapi sekarang hanya sekitar 40 menit saja,” jelas Nurdin.

Selanjutnya, untuk pembangunan tahap berikutnya akan ada perpanjangan runway sampai dengan 2.000 meter. Hal ini untuk menunjang pesawat berkapasitas besar seperti pesawat jenis boeing 747 bisa mendarat dengan aman di Bandara Buntu Kunik, Toraja ini. Tak hanya itu, akan pula dibangun jalan Tol layang AP Pettarani sepanjang 4,3 km yang merupakan proyek investasi bernilai Rp 2,243 triliun dengan melibatkan 2.000 lebih pekerja. Jalan Tol ini akan menjadi perpanjangan dari Jalan Tol Seksi I dan II dan tidak akan ada penambahan gerbang tol baru. 

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button