NetijenTips Kreatif

Pentingkah Pelatihan Storytelling Dalam Era Digital Masa Kini?

Penulis : Rossya Adha

Zaman sudah semakin berkembang dengan berbagai kemajuan teknologi. Hal ini pun dimanfaatkan masyarakat Malang untuk mengikuti acara Kombet Kreatif (26/9) hasil kerja sama antara Bekraf dengan Tempo Institute. Salah satu rangkaian yang diikuti adalah pembelajaran tentang Storytelling. Dengan penuh tekun para peserta mengikuti acara Kombet Kreatif. Dengan panduan dari para ahli yaitu Purwani Diyah Prabandari dan Bapak Eko dari redaktur Tempo Institute serta Koordinator MCF, Vicky Arief Herinadharma.

Sistem penilaiannya adalah setiap peserta diwajibkan untuk mengirimkan hasil karya produk masing-masing pada salah satu portal social media lalu dibahas bersama-sama bersama para mentor. Sikap antusias yang ditunjukkan oleh para peserta sangat bagus sekali. Para peserta semakin tahu dimana cara penulisan berita secara baik dan menarik perhatian.

Hampir semua peserta yang hadir mendapatkan kesempatan direview secara mendalam oleh para ahli, begitupun juga peserta mendapat kesempatan emas untuk bertanya, berdiskusi, bahkan bertukar opini kepada para ahli mentor. Seperti halnya yang feedback positif yang diterima oleh para peserta.

Berikut adalah beberapa feedback positif yang disampaikan kepada peserta :

  1. Apabila menggunakan media video dan musik, diharapkan media tersebut bisa menyampaikan pesan secara visual sehingga tanpa perlu melihat tulisan, para konsumen bisa mengerti maksud dari pesan yang disampaikan. Dalam kasus ini tulisan hanya digunakan sebagai penguat dari pesan pada video.
  2. Kurang teraturnya penataan dalam tulisan artikel sehingga, pembaca kurang bisa memahami isinya. Maka dari itu peran dari 5W+1H sangat dibutuhkan dan juga “What next” adalah formula baru.
  3. Memperhatikan tanda baca dan kesalahan huruf dalam penulisan. Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan agar pembaca dapat mengerti maksud si penulis. Selalu hindari typo dalam penulisan kalimat.
  4. Hindari melakukan pengulangan kata. Ini bisa jadi mengakibatkan pesan moral yang disampaikan kepada pembaca akan tidak atau kurang tersampaikan.
  5. Selalu upgrade refrensi agar semakin banyak diksi yang bisa dikuasai. Jangan lupa untuk selalu melatih kemampuan menulis. Mintalah pendapat kepada orang-orang terdekat atau kepada ahlinya untuk bisa tau perkembangan penulisan.

Berikut adalah feedback yang diterima oleh peserta Kombet Kreatif. Banyak sekali pembelajaran-pembelajaran beru yang diterima oleh peserta. Di era modern sekarang perlu banyak modal yang harus diusahakan supaya pesan dari produk-produk para pemilik bisa diterima di pasaran. Salah satunya adalah perbanyak latihan storytelling.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close