Indiekraf – Selasa, 25 September 2018, menjadi hari istimewa bagi Designer di seluruh dunia karena pada tanggal tersebut merupakan peringatan World Interaction Design Day, dimana seluruh dunia merayakannya dengan menggelar meetup yang bertema “Diversity and Inclusion in Design” dimana event yang sebenarnya merupakan wujud kontribusi mengenai desain interaksi dan tidak memiliki event terpusat ini lebih banyak digelar di tiga benua yaitu, amerika, eropa dan asia.
World Interaction Design Day adalah acara berkumpul bersama sebagai komunitas global untuk menunjukkan bagaimana desain interaksi meningkatkan kondisi manusia.
Mengetahui hal itu DILo Malang sebagai coworking space dan creative camp di Kota Malang, ingin turut serta berkontribusi dalam perayaan tersebut yang kemudian di tindak lanjuti dengan melakukan kerjasama dengan komunitas terkait yang sudah bergabung di DILo Malang, dengan harapan bahwa jika kontribusi ini terlaksana Indonesia, Khususnya Kota Malang akan bersanding dengan kota-kota besar di dunia.

Pertama kalinya di Indonesia khususnya Kota Malang bergabung menjadi bagian dari perwakilan di Benua Asia, bekerjasama dengan komunitas terkait yaitu INDUX (Komunitas Desain Interaksi) menggelar peringatan World Interaction Design Day dengan menjadi salah satu perwakilan asia tenggara dan bersanding dengan singapore serta filiphina. alasan menggelar peringatan ini tidak lepas dari tema yang di angkat yaitu tentang keberagaman dimana Indonesia sendiri merupakan negara yang penuh keberagaman yang kemudian di ringkas menjadi sebuah materi yang dibawakan oleh Alvan Zaputra mengangkat keberagaman dan budaya designer di Indonesia.

Harapan dari terlaksananya event kontribusi ini Indonesia adalah Indonesia bisa di kenal dan membuktikan bahwa indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki ekosistem dunia digital yang baik khususnya di desain interaksi. INDUX dan DILo Malang berkomitmen dalam mendukung Industri Kreatif di bidang Desain dan pengembangan aplikasi dan permainan.