Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri KreatifInsightKabar Kreatif

Tokopedia Resmi Merger Dengan Gojek, Bagaimana Nasib OVO?

Indiekraf.com – Kabar bergabungnya dua perusahaan teknologi terbesar dari Indonesia yaitu Tokopedia dan Gojek semakin memanas. Rencana bergabungnya kedua perusahaan tersebut akan selesai dalam waktu dekat. Kini mereka tengah berada dalam proses penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA).

Bergabungnya Tokopedia dan Gojek adalah hal yang sangat menarik untuk dibahas. Seperti yang kita ketahui, Tokopedia saat ini telah bekerjasama dengan OVO yang merupakan penyedia dompet digital Indonesia. Disisi lain, Gojek juga memiliki dompet digital sendiri yang mereka berinama GoPay. Lantas, bagaimana nantinya nasib kedua dompet digital tersebut?

Baca juga Tokopedia, Jadi E-Commerce  Paling Banyak Diakses Oleh Warga Indonesia

Berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh CLSA menyebutkan bahwa Tokopedia dan afiliasinya menguasai 41,1% saham OVO, sementara Gojek memegang 72,2% saham GoPay. “Terdapat kemungkinan OVO-GoPay akan beroperasi terpisah, tetapi dana akan disimpan di Bank Jago (22,2% saham dimiiki Gojek),” tulis analis CLSA Merlissa Trisno dan Jonathan Mardjuki.

Dengan adanya kerjasama antara kedua perusahaan teknologi tersebut dapat memungkinkan SoftBank atau Tokopedia dapat memiliki sebagian kepemilikan dari Bank Jago. Hal ini bisa saja terjadi karena SoftBank merupakan salah satu pemegang saham dari Tokopedia. Selain itu, peran CEO SoftBank, Mayasoshi Son juga sangat berpengaruh dalam rencana bergabungnya Tokopedia dan Gojek. Ia disebut sebagai salah satu pihak yang mendorong bergabungnya kedua perusahaan tersebut.

Baca juga 5 Tips Melakukan Networking di Industri Kreatif

Bergabungnya dua perusahaan teknologi asal Indonesia ini akan menciptakan perusahaan raksasa teknologi yang mampu menguasai beberapa sektor seperti transportasi, pembayaran digital, hingga belanja online dan pengiriman. Nilai valuasi gabungan perusahaan ini bahkan bisa mencapai US$35 miliar atau sekitar 500 triliun rupiah.

Namun ternyata, masih belum ada pihak dari kedua perusahaan tersebut yang berani mengungkapkan kejelasan tentang hasil kerjasama. Dikutip dari cnbcindonesia.com, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan pihaknya tidak bisa menanggapi spekulasi yang ada. “Berkaitan dengan pertanyaan tersebut, mohon maaf. Kami tidak dapat menanggapi spekulasi yang ada di pasar,” ujarnya.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Merger Selangkah Lagi, Ini Respons Tokopedia dan Gojek
[2] Tokopedia Merger Dengan Gojek, Begini Nasib OVO & GoPay?

Related Articles