Tips Kreatif

Meningkatkan Value Produk dengan Kekuatan Branding

Memahami Branding oleh Ardiansyah R Akbar

Masuk ke edisi 7 ngedilo hadir dengan pembicara Ardiansyah R Akbar dengan tema Branding 101 Fundamentals. Pria separuh baya yang menjadi salah satu founder Odigiro ini secara runtut menjelaskan branding dari berbagai metode. Pada Awal acara ardiansyah mencoba memberikan analogi mengenai sebuah branding dengan mengajak audiens untuk menjelaskan siapa yang duduk di sebelahnya.

Hingga akhirnya secara sederhana branding merupakan sebuah upaya untuk menjelaskan apa yang ada di benak manusia tentang apa yang ditangkap. lebih sederhananya lagi ardiansyah mengatakan bahwa branding merupakan bahan gosip, ucapnya disertai tawa dari audiens.

 

Adapun metode yang diterapkan dalam branding mempunyai empat tahap yaitu Development, Guide, Activation, dan Evaluation. Selain itu hal yang harus digarisbawahi output branding ialah bukan hanya dalam bentuk logo/gambar/kemasan dll. Namun lebih kompleks sebagai Strategi dalam bentuk strategy activity maupun visual strategy.

Terdapat 4 poin penting yang harus diperhatikan ketika seseorang akan membuat suatu branding. Hal pertama adalah knowledge. Anda harus mengerti sedetail mungkin (sejarah, manfaat, target konsumen, dsb.) produk atau jasa yang akan Anda buat. Kedua adalah want. Maksud dari poin kedua adalah Anda harus memiliki rencana cara untuk brand Anda dikenalkan di masyarakat, apakah melalui offline (brosur, pamflet dsb) atau secara online (media sosial).

Poin ketiga dan ke empat adalah positioning dan competitor. Sebaiknya Anda harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai pesaing produk sejenis yang Anda buat yang sudah ada di masyarakat. Dengan mengetahui hal tersebut, maka nantinya Anda akan tau bagaimana cara yang tepat untuk memposisikan branding Anda. Sebagai contoh misal Anda merupakan seorang yang memiliki usaha mie goreng. Hasil analisis kompetitor Anda menyatakan bahwa di kota Anda terdapat lebih banyak mie goreng yang dijual dengan harga yang mahal. Sehingga, Anda mencoba untuk memposisikan branding Anda sebagai mie goreng paling murah yang ada di kota Anda. Dengan begitu, brand Anda akan dapat lebih mudah untuk dikenali oleh masyarakat.

Di sela-sela acara pemateri juga memberikan kesempatan untuk membedah case study tentang project branding. yaitu city branding kota madiun dan kafe mie gacoan. Membedah dua project tersebut cukup memberikan gambaran yang semakin jelas terhadap peserta tentang penerapan teori branding dalam sebuah produk mulai dari sisi bisnis hingga dari sisi desain.

Di akhir acara, Pemateri memberikan statement penutup bahwa

Branding adalah sebuah proses dalam mengirim pesan yang mempunyai kesan.

Selain itu pria berkacamata ini juga mengutip pernyataan salah satu rekannya yang tak lain adalag sesama founder odigiro bahwa “Branding bukan akting”, sebuah langkah menceritakan apapun yang positif secara jujur.

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close