Acara KreatifKabar KreatifKreatif TourismWisata Kreatif

Tuan Rumah Formula E 2022? Ternyata Jakarta Masuk di Listnya

Indiekraf.com – Belum lama ini, Federasi Internasional Automobil atau FIA telah merilis daftar yang berisi ‘calon tuan rumah’ dari ajang Formula E 2022. Berita ini tentunya sedang hangat diperbincangkan oleh para penggemar ajang Formula E. Kabarnya, Jakarta juga termasuk dalam list Tuan Rumah Formula E 2022 lho. Beneran gak, ya?

Tuan Rumah Formula E 2022? Ternyata Jakarta Masuk Daftarnya!

Federasi Internasional Automobil atau FIA belum lama ini merilis list dari beberapa lokasi sebagai tuan rumah ajang bergengsi mereka. Ajang tersebut adalah Formula E yang akan dilangsungkan pada tahun 2022 mendatang. Para penggemar pun ramai-ramai membicarakan daftar calon tuan rumah dari acara ini.

Ternyata, ada fakta yang tak kalah menarik dari ajang ini. Kabarnya, Jakarta berhasil masuk ke dalam daftar calon tuan rumah Formula E 2022 nanti! Bersama dengan 12 negara lainnya, ternyata Jakarta sebagai wakil dari Indonesia ikut ‘nongkrong’ di jajaran tersebut.

Bagaimana Jakarta Masuk ke Daftar Tuan Rumah Formula E 2022

Jika sesuai rencana dari FIA, ajang Formula E 2022 mendatang akan dilangsungkan dalam 16 seri. Acara balap mobil formula dengan tenaga listrik ini pun sedang ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya. Untuk para penggemar dari Indonesia, tampaknya mereka juga penasaran dengan cerita masuknya Jakarta di dalam daftar tuan rumah ajang tersebut. Kira-kira dimanakah ajang tersebut akan di langsungkan jika benar terjadi di Jakarta?

Ajang yang diperkirakan akan dilangsungkan pada 4 Juni 2022 ini memang masih belum mengumumkan tuan rumahnya. Sehingga Jakarta pun belum pasti menjadi tuan rumah acara ini. Kabarnya, keputusannya akan diumumkan pada 15 Oktober 2021 mendatang lewat rapat penyelenggara di Paris.

Adanya Kontrak dengan Indonesia

Dikutip dari SkySports, Alberto Longo selaku Direkrut Formula E memberikan beberapa pernyataannya perkara tuan rumah Formula E 2022 mendatang. “Kami tidak dapat mengumumkan mengapa kami menempatkan tanda akan ditentukan kemudian di sana. Tetapi pada dasarnya, kami memiliki kontrak dengan Indonesia, dengan Jakarta,” jelasnya.

Ia juga melanjutkan bahwa pihaknya sempat ingin berkunjung. Namun, Gubernur masih meminta waktu untuk mengumumkannya. Sehingga kepastian akhirnya belum bisa diumumkan. 

Baca Juga 3 Kunci Laris Jualan Online di Marketplace Tokopedia dan Shopee

Related Articles