Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifMbois Media

UMKM Malang Mampu Menompang 60% Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Indiekraf.com – Pandemi Covid-19 masih terus menyebabkan perekonomian di Jawa Timur melemah. Tak hanya itu, daya beli masyarakat yang terus menurun juga ikut memperparah keadaan. Namun, UMKM di Malang ternyata mampu membuktikan kekuatanya untuk bisa terus bertahan dan berkembang.

Berbeda dengan keadaan ekonomi di Jawa Timur yang sedang menurun, Kota Malang justru memiliki trend ekonomi yang terus membaik. Hal ini dikarenakan adanya kolaborasi antara pemerintah dan semua pihak penggerak ekonomi untuk saling membantu dalam memulihkan keadaan ekonomi, khususnya di Malang.

Baca juga Festival Mbois 5 Resmikan Mbois Store, Platform Digital Untuk Produk UMKM

Dilansir dari mediacenter.malangkota.go.id, Wali Kota Malang, Sutiaji telah melakukan berbagai upaya untuk membantu memulihkan ekonomi di Kota Malang. Terdapat beberapa pihak yang juga ikut serta dalam upaya tersebut. Salah satunya adalah dengan adanya bantuan dari Bank BRI untuk membantu para pelaku UMKM.

“Saat ini dari Bank BRI dari alokasi bantuan Rp10 triliun juga sudah mulai tersalurkan kepada pelaku UMKM. Meski secara global di Jawa Timur ekonomi sedang minus, namun di Kota Malang mulai mengarah ke angka positif dan sebagian besar ditopang oleh UMKM, khususnya dari sektor kuliner,” ujar Sutiaji.

Selain itu, Pemerintah Kota Malang juga terus melakukan koordinasi dengan OJK dan Bank Indonesia setempat untuk upaya pemberian bantuan bagi pelaku UMKM di Malang. Sutiaji menambahkan jika beberapa sektor lain juga turus bekerja keras dalam membantu memulihkan ekonomi di Kota Malang.

Baca juga Begini Cara SNI Dukung Ekonomi Kreatif Tanah Air Untuk Tingkatkan Daya Saing Mereka

“Sektor lain yang juga mulai bergeliat adalah garmen dan nantinya akan diikuti oleh sektor produktif lainnya. Dari berbagai upaya tersebut sejauh ini Kota Malang dapat menopang pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur hingga 60 persen,” ucapnya.

Sektor ekonomi kreatif dan pariwisata juga akan terus dioptimalkan hingga akhir tahun 2020 nanti. Namun meski begitu, kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Sutiaji berharap untuk semua lapisan masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar pandemi ini tidak semakin parah.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Kuliner Kota Malang Topang 60% Ekonomi Jatim

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button