Acara KreatifDigital KreatifIndustri KreatifKabar KreatifKota Kreatif

Walikota Sutiaji, Tantang Pelaku Industri Kreatif Kota Malang Bisa Berkelas Dunia

Terpilihnya Kota Malang Sebagai Kota Kreatif di Indonesia, Memberikan Tantangan Baru Bagi Pemerintah dan Pelaku Industri Industri Kreatif

INDIEKRAF.COM – Walikota Malang Sutiaji menaruh harapan besar kepada pelaku industri kreatif demi bisa menyokong Kota Malang yang kini mendapatkan status Kota Kreatif dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Sutiaji berharap gara para pelaku ekonomi kreatif dari Kota yang terkenal dengan pendidikannya tersebut, bisa menaikkan level hingga ke level dunia.

Sutiaji mentargetkan dalam kurun waktu empat tahun ke depan, industri game dan aplikasi Kota Malang sudah bisa bersaing di level dunia, dengan negara – negara lain yang maju dalam bidang ini. Untuk bisa mencapai target tersebut, pria yang juga mantan wakil walikota Malang ini membaginya dalam tiga tahap.

Simak juga:

Yaitu tahun 2018-2019, adalah tahap sinergitas dan kolekting data dari asset pelaku aplikasi dan games di Kota Malang. Kemudian tahun 2020-2021, adalah tahapan sertifikasi dan standarisasi pelaku industri untuk bisa bersaing di level dunia. Terakhir pada tahun 2022-2023, diharapkan produk aplikasi dan games Kota Malang sudah siap untuk dijual di level internasional.

“Saat Kota Malang sudah ditetapkan sebagai Kota Kreatif dengan sub sektor andalan adalah aplikasi dan games. Oleh Karena itu pemerintah akan terus bersinergi dan mendorong para pelaku industri agar bisa terus berkembang dan bersaing. Harapannya adalah di tahun 2022 kita sudah bisa berbicara di level dunia. Saya menantang para pelaku aplikasi dan games Kota Malang untuk siap dalam hal ini,” papar Sutiaji di depan para pelaku industri aplikasi dan games, dalam acara silaturahmi di Dilo Malang, Kamis (27/06).

Demi mendukung program besar tersebut, Sutiaji juga menyebut bahwa Pemkot Malang siap untuk all out mendukung sub sektor aplikasi dan games. Salah satunya diwujudkan dengan rencana pembangunan Malang Creative Center (MCC), yang akan segera dimulai pembangunannya. Disamping itu, Sutiaji juga mengaharapkan secepatnya bisa mewujudkan Malang sebagai kota pintar atau smart city, dengan sokongan pelaku industri dan komunitas aplikasi dan games.

“MCC kami akan bangun. Selain bisa dimanfaatkan pelaku industri aplikasi dan games, disana semua pelaku ekonomi kreatif dari sub sektor yang lain juga bisa memanfaatkannya. Sehingga ke depan Kota Malang akan tumbuh sebagai kota industri kreatif di Indonesia,” bebernya.

Dalam event ini, para pelaku industri kreatif juga menghibahkan empat aplikasi yang bisa mendukung program Pemkot Malang dalam mewujudkan smart city.

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close