Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri Kreatif

Berapa Pengguna E-commerce di Indonesia Saat Ini?

Indiekraf.com – Semakin canggihnya teknologi, kini semakin banyak pula masyarakat yang menuai berbagai kemudahan. Tak bisa dipungkiri, pandemi membuat berbagai aktivitas menjadi terbatas termasuk berbelanja langsung di pusat perbelanjaan. Faktanya, pengguna aplikasi e-commerce di Tanah Air memiliki angka yang cukup besar lho. Kira-kira berapa pengguna e-commerce di Indonesia saat ini ya?

Menyumbang 8 Persen dari Total Unduh Aplikasi E-commerce Dunia

Selain media sosial, nyatanya di masa pandemi masyarakat banyak menggunakan layanan e-commerce. Hal ini tak lain dipengaruhi oleh berubahnya pola hidup setelah pandemi. Jika dulu masyarakat bisa bebas berbelanja di pusat perbelanjaan, kini banyak yang justru lebih senang belanja dari rumah. 

Beberapa perubahan tersebut ternyata juga berpengaruh pada jumlah pengguna e-commerce di Tanah Air, nih. Saat ini, pengguna aplikasi e-commerce Android di Indonesia sudah mencapai tiga besar di dunia. Dikutip dari AppsFlyer dalam State of Ecommerce App Marketing 2021, Indonesia menyumbang 8 persen dari total install aplikasi e-commerce secara global. 

Berapa Pengguna E-commerce di Indonesia Saat Ini?

Jika mengacu pada Good Stats dari Good News From Indonesia, pengguna e-commerce di Indonesia hingga 2020 lalu mencapai 277.947.466 pengguna. Diperkirakan bahwa Indonesia saat ini mengalami peningkatan sekitar 70 persen sampai di tahun 2021. Menurut laporan AppsFlyer, angka unduh aplikasi di kategori belanja saat ini meningkat tajam selama periode Januari 2020 hingga Juli 2021.

Luthfi Anshari sebagai Senior Customer Success Manager, APAC, AppsFlyer pun melihat adanya peluang dari tingginya angka tersebut.  “Marketer aplikasi ecommerce harus membidik peluang dari posisi Indonesia sebagai ekonomi aplikasi yang berkembang untuk berinvestasi secara besar pada kampanye iklan, terutama dengan meningkatnya permintaan aplikasi e commerce dan rataan biaya marketing per install yang relatif rendah,” jelas Luthfi. 

Baca Juga Aplikasi Buatan Arek Malang, Takeaway Aja, Bisa Bantu UMKM Jadi Lebih Berkembang

Lokalisme 2021: Kolaborasi Pengrajin Tradisional dengan Brand Lokal

Bertujuan Kembangkan Bisnis Digital  Dengan Kedepankan Kearifan Lokal, BNI Gelar Hackathon Festival 2021 

Mengenal IAI Wilayah Malang, Wadah Berkumpulnya Para Arsitek Mbois Ngalam

Related Articles