Acara KreatifIndustri Kreatif

Disporapar Tingkatkan Kapasitas Berwirausaha Kaum Muda di Kota Malang

Indiekraf.com – Pemuda dan pemudi kader Kota Malang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas wira usaha bagi pemuda kader Kota Malang di Hotel Atria, Senin (4/9/2023). Mengundang narasumber dari Esteh Indonesia Cabang Malang dan Sekolah Barista Malang, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berwira usaha.

Kapasitas wira usaha bagi pemuda kader Kota Malang di Hotel Atria

Wali Kota Malang Drs. H.Sutiaji yang hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini memberikan apresiasinya kepada para pemuda-pemudi yang hadir dan menjadi peserta pelatihan. Menurutnya, keinginan para pemuda-pemudi tersebut untuk mau terus belajar merupakan ciri dari pemuda yang kelak ke depan akan menjadi sumber inspirasi pembangunan Indonesia ke depan.

“Ciri pemuda itu kan selalu punya mimpi, dan memiliki idealisme yang luar biasa. Untuk itu saya masih banyak berharap kepada pemuda pemudi Kota Malang yang luar biasa, semangat mewujudkan Malang dengan ekonomi kreatifnya itu yang harus terus kita gelorakan,” ujar orang nomor satu di Pemerintah Kota Malang tersebut.

Sutiaji berpesan kepada pemuda-pemudi kader untuk senantiasa memiliki semangat menciptakan peluang kerja. Maka dari itu, ia mengingatkan para pemuda untuk pandai dalam melihat peluang apapun yang bisa dijadikan usaha.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, dikatakannya bahwa peluang membuka usaha begitu terbuka lebar. Akan tetapi sejalan dengan hal tersebut, kompetitor dalam dunia usaha juga semakin banyak dan besar. Maka penting bagi wirausahawan untuk terus membekali diri dengan berbagai kemampuan yang bisa mendukung untuk terus bertahan dalam dunia usaha.

“Maka bekali dengan banyak membaca. Selanjutnya jangan merasa puas. terus berinovasi dan berimprovisasi, dan jangan pernah merasa ada di zona aman. Orang yang mampu bertahan adalah orang yang adaptif sebagaimana dibuktikan ketika kita menghadapi kenormalan yang baru pasca pandemi kemarin,” ujarnya.

SIMAK JUGA:

Terakhir, Sutiaji mengingatkan akan pentingnya pengelolaan data. Menurutnya dari data itu sebuah usaha bisa berkembang dengan baik karena pengelolaan yang baik dan tidak asal-asalan. Di sinilah peran pemerintah kota dan Negara hadir. Melalui analisa data yang dimiliki berbagai sektor, diharapkan mampu membantu mengembangkan iklim wira usaha yang ada di Kota Malang itu sendiri.

“Tugas negara untuk menyuplai data dan membantu memberikan data yang membantu pengembangan usaha. Pekerjaan rumah kolaborasi crosscutting ini untuk dilakukan. Kerjasama pengolahan data harus dikuatkan, seperti misalnya Disporapar dengan Diskopin dag dan BPS,” bebernya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi, S.Pd, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan minat dan motivasi pemuda untuk terjun ke dunia wira usaha. Selain itu, dikatakannya pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemuda kader dalam upaya pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda.

“Hari ini ada kurang lebih 150 pemuda yang menerima bantuan permodalan berupa barang dan peralatan, yang dibagi menjadi dua kelompok wirausaha yaitu barista dan minuman kekinian,” terang Baihaqi.

Sumber: Pemkot dan Disporapar Kota Malang

Show More

Related Articles