Kabar Kreatif

Food Startup Indonesia, Wadah Untuk Para Startup Mengembangkan Bisnis di Bidang Kuliner

Penulis : Rossya Adha

Berbicara mengenai kuliner memang selalu tidak akan pernah habis, semakin hari ada saja yang mengkreasikan olahan bahan-bahan sederhana menjadi makanan berat, makanan siap saji, atau bisa saja snack. Apakah kamu termasuk orang yang tidak sadar, bahwa semakin banyak varian olahan kuliner hingga yang dijadikan usaha restaurant atau bahkan seperti oleh-oleh.

Banyak sekali para startup yang mengembangkan sayapnya pada bidang bisnis kuliner. Seperti yang kita tahu semakin banyak juga para startup berlomba-lomba dalam meningkatkan inovasi dalam berbisnis. Menurut data pada Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) pada tahun 2016 tercatat sejumlah 41,4% di subsektor kuliner dari total kontribusi perekonomian kreatif Rp. 922 triliun pada tahun 2016. Jumlah tersebut merupakan suatu pencapaian tertinggi apabila dibandingkan dengan 16 subsektor lainnya di Bekraf RI.

Deputi Riset, Edukasi, Pengembangan Bekraf RI AR Boy Berawi menuturkan “bahwa kuliner saat ini merupakan salah satu penopang industri kreatif. Dari 8,2 juta unit industri kreatif, sebanyak 68% bergerak pada bidang industri kreatif, subsektor kuliner.” yang ditemui saat peluncuran Program Bango Penerus Warisan Kuliner 2018 di Restoran Suasana, Kuningan, Jakarta (2018).

Selain banyak peminatnya, Boy juga mengungkapkan bahwa Bekraf RI mencoba untuk memaksimalkan dalam pengembangan ekosistem dalam industri kuliner yang terbagi menjadi beberapa aspek yaitu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pemasaran, permodalan, HKI (Hak Kekayaan Intelektual), infrastruktur. “Bekraf membantu memperbaiki agar industri kreatif dalam bidang ini semakin tumbuh dan berkembang, interverensi yang dilakukan oleh Bekraf sudah termasuk dalam lingkaran ekosistem, namun interevensi tersebut tidak boleh dilakukan dalam satu aspek saja yang mengakibatkan permasalahan suatu ekosistem tersebut tidak akan selesai.” Ujar Boy.

Melalui program Food Startup Indonesia, Bekraf mengajak pelaku industri di bidang kuliner untuk mengembangkan suatu bisnis mereka. Hadiah untuk para finalis yang lolos adalah mendapatkan pelatihan bisnis beserta akses ke investor bisnis. “Program ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan para startup di bidang kuliner. Dengan dibekali materi tentang pengembangan untuk kapasitas building, higienitas, permodalan, dan pemasaran. Program ini komprehensif dari hilir sampai hulu.” Terang Boy.

Sumber artikel : https://travel.kompas.com/read/2018/02/06/185000027/industri-kuliner-penopang-tertinggi-perekonomian-kreatif-di-indonesia

Sumber gambar : http://galabisnis.com/wp-content/uploads/2016/10/bisnis-kuliner-rumahan-dengan-penghasilan-pasti.jpg

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close