Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifFilm Animasi dan VideoIndustri KreatifTelevisi dan Radio

Jovial dan Andovi da Lopez Akan Pamit dari YouTube, Kenapa?

YouTube merupakan platform yang saat ini banyak digemari oleh berbagai kalangan. Faktanya, beragam video disana memang mengandung banyak kategori seperti hiburan, talk show dan lainnya. Pada akhirnya generasi sekarang seakan tidak bisa lepas dari platform berlogo merah itu. Namun, sesuatu yang berbeda justru datang dari kakak beradik, Jovial dan Andovi da Lopez. Mereka menyebutkan secara tersirat akan pamit dari YouTube. Apa yang terjadi?

Pada tanggal 24 Juni 2020, channel YouTube bernama ‘skinnyindonesian24’ milik kakak beradik tersebut mengupload video berjudul “Tahun Terakhir di Youtube | Maaf & Terima Kasih”. Hal tersebut pastinya mengundang tanya bagi para penggemar mereka. Tak sedikit pula kawan sesama content creator mempertanyakan alasan dibalik pernyataan mereka dalam video tersebut. 

Di awal video Andovi berbicara bahwa pada tanggal 24 Juni 2020 hingga 24 Juni 2021 akan menjadi tahun terakhir untuk channel mereka, tepat saat channel mereka genap berumur 10 tahun. “Passion yang ada bagi gue, untuk buat video kayak gue jaman dulu ga seperti sekarang. Bukan berarti gue malas, ada banyak alasannya”. Andovi menambahkan juga bahwa ini bukan keputusan yang mudah, tapi ini adalah keputusan yang tepat bagi dirinya.

 

Baca Juga

Resmi BEKRAF Umumkan 10 Nominasi Kata Kreatif Indonesia, Ada Malang Juga Lho!

Go-Pay Jadi Cashless Payment Paling Diminati Masyarakat Indonesia Pada 2018

 

Saudara sedarah in mengakui bahwa mereka memiliki alasan masing – masing terkait dengan keputusan untuk meninggalkan YouTube. “Views, Subscribers, Likes, Comments, rewards itu diberikan ke konten – konten yang isinya bagi gue bukan konten – konten terbaik. Ini opini gue. Cuma penilaian gue sebagai kreator konten dari dulu, sekarang konten yang diberi ‘penghargaan’ tidak layak untuk diberi reward” ujar Jovial menjelaskan alasannya.

 

Sumber : SkinnyIndonesian24

 

Menanggapi Jovi dan Andovi yang memilih pamit, tak sedikit para kreator konten memberikan tanggapan melalui Instagram maupun video di YouTube. Meskipun banyak pula penggemar yang memberikan komentar pro dan kontra, namun sepertinya keputusan sudah bulat. 

Hal ini memberikan pelajaran bagi para kreator konten lainnya, bahwa dalam membuat konten di platform manapun ‘passion’ saja tidak cukup. Perlu ada kerja keras dan konsistensi untuk memulai karir sebagai konten kreator. Kreatifitas yang tinggi pun bisa menjadi nilai tambah.

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close