Selamat Datang di Indiekraf Media - Kunjungi Juga Studio Kami untuk Berkolaborasi lebih Keren :)

Menuju Indiekraf Studio
Kabar Kreatif

Penguatan dan Digitalisasi Promosi Potensi Lokal, Kabupaten Malang Dorong Desa Lebih Adaptif di Era Digital

Pelatihan pemanfaatan teknologi digital dan AI di Kecamatan Pakis diharapkan dapat memperkuat promosi UMKM dan potensi lokal desa.

indiekraf.com – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Malang menggelar kegiatan bertajuk “Pelaksanaan Kebijakan Kesejahteraan Rakyat Melalui Penguatan dan Digitalisasi Promosi Potensi Lokal” di Aula Kecamatan Pakis, Selasa (10/3).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan komunitas lokal agar mereka dapat memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan daerah, produk UMKM, hingga berbagai kegiatan masyarakat secara lebih luas dan efektif. Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap desa dapat mempromosikan potensi lokal dengan cara yang lebih modern dan adaptif.

Desa Didorong Lebih Adaptif di Era Digital

Dalam sambutan pengantarnya, Totok Muji Arianto dari Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Malang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan masyarakat desa dalam mempromosikan potensi lokal melalui teknologi digital.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari produk UMKM, sektor pariwisata, hingga kegiatan sosial masyarakat. Oleh karena itu, desa perlu mempublikasikan potensi tersebut secara lebih luas agar masyarakat dapat mengenalnya dengan lebih baik.

Dengan promosi yang lebih efektif, potensi tersebut dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pentingnya Adaptasi Digital bagi Desa

Camat Pakis, Prastiya Yunika, AP., S.Sos membuka acara ini sekaligus menekankan pentingnya adaptasi digital bagi pemerintah desa dan komunitas masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut desa untuk menyesuaikan cara promosi potensi lokal.

“Di era digital saat ini, promosi potensi desa tidak lagi cukup dilakukan secara konvensional. Desa perlu memanfaatkan media digital agar produk, wisata, dan potensi lokal bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.

Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan Digital

Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari operator dan staf desa atau kelurahan, Pokmas, lembaga desa, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari wilayah Kecamatan Pakis dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta mempelajari strategi promosi digital yang dapat mereka terapkan di lingkungan desa masing-masing.

Pemanfaatan AI untuk Promosi Potensi Desa

Materi pelatihan disampaikan oleh M. Ziaelfikar Albaba, praktisi teknologi dan digital kreatif dari Nortis AI Academy dan Indiekraf Indonesia.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai metode praktis pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, mereka juga belajar mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung promosi potensi lokal desa.

Beberapa materi yang disampaikan antara lain pembuatan konten promosi digital, penggunaan AI untuk desain poster dan materi visual, hingga strategi pemasaran digital. Dengan pendekatan ini, desa diharapkan dapat memperkenalkan produk serta potensi wilayahnya secara lebih luas.

Menurut Ziaelfikar, teknologi AI kini membuka peluang besar bagi desa untuk melakukan promosi secara lebih kreatif dan efisien.

“Dengan memanfaatkan teknologi AI, operator desa dan komunitas dapat membuat konten promosi seperti poster, foto produk, hingga video promosi dengan lebih mudah. Oleh sebab itu, teknologi ini dapat membantu memperkenalkan potensi lokal desa kepada masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan digital di wilayah masing-masing.

Dengan kemampuan promosi digital yang lebih baik, desa dapat mengoptimalkan potensi lokal secara mandiri sekaligus meningkatkan daya saing produk dan kegiatan masyarakat di era digital.

Selain itu, program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk mendorong transformasi digital di tingkat desa agar potensi lokal dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:

Show More

Related Articles

Back to top button