Acara KreatifIndustri KreatifMusikSeni Pertunjukan

Kemenparekraf Dukung Musisi Berkarya Di Era New Normal

Pandemi yang sedang melanda dunia, termasuk Indonesia, membawa berbagai keresahan bagi masyarakat. Salah satu sektor yang terdampak hingga saat ini adalah sektor hiburan. Musisi Indonesia nyatanya harus menelan kenyataan bahwa penampilan konser maupun acara – acara tertentu harus ditunda sementara waktu. Dengan adanya fenomena ini, Kemenparekraf mendukung musisi untuk terus berkarya selama era new normal.

Pelaku kreatif di bidang musik didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk produktif meskipun dalam keadaan pandemi. Saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia sudah menerapkan era new normal. Dengan begitu, kegiatan yang sebelumnya harus dibatasi menjadi lebih lengang. Meskipun begitu, prosedural terkait kebersihan dan menjaga kesehatan harus tetap dilaksanakan. 

Dukungan dari Kemenparekraf ini ditunjukkan langsung oleh Plt deputi bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Frans Teguh. Frans mengatakan bahwa kreativitas dan inovasi adalah kekuatan dari sumber daya manusia. Hal itu dikutip dari virtual talkshow yang dihadirinya yaitu ‘Orkesmu’ atau Obrolan Kreatif Seputar Musik. Virtual talkshow tersebut bertajuk ‘Tetap Asik Bermusik dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru’.

Baca Juga Menulis Akan Tergantikan Dengan Mesin Keyboard, Pahami Dampak Negatif Ini Sebelum Terlambat

Didalamnya, Frans mengatakan bahwa pekerja seni harus mengasah inovasi serta kreativitas, termasuk juga musisi. Inilah yang mendasari Kemenparekraf menjadikan hal tersebut sebagai prioritas untuk mengembangakan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif. 

“Kita punya visi menghadirkan orang – orang kreatif dan hebat yang memberikan kontribusi dalam kegiatan pengembangan budaya terutama dalam kerja kreatif” ucap Frans. Ia juga mengatakan bahwa Kemenparekraf terus berupaya mendukung pekerja seni untuk mengembangkan kreativitas. Salah satu upayanya adalah dengan mendukung pelaksanaan pertunjukan musik secara virtual di era ini.

“Virtual itu pasti sesuatu yang sangat penting, tapi mengasah rasa ini membutuhkan kerja – kerja yang prima dari semua stakeholder” jelasnya. Ia menambahkan, bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan protokol kesehatan. Protokol tersebut mengutamakan prinsip Cleanliness, Health and Safety Environment (CHSE). Hal ini bertujuan agar para promotor acara musik, musisi hingga penimatnya bisa menikmati konser dan meminimalisir penularan virus berbahaya.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button