Acara KreatifSharing Expert

Komunitas Digital Malang Sepakat Kuatkan Kolaborasi di 2020

Community Gathering dilaksanakan oleh DILo Malang pada tanggal 9 Desember 2019. Membahas tentang evaluasi kolaborasi komunitas digital Malang dan objective di 2020.

Indiekraf.com | DILo Malang mengundang Komunitas Digital  yang ada di Malang untuk menghadiri acara Community & Startup Member Gathering yang bertempat di DILo Malang.  Acara ini membahas topik mengenai “Evaluasi Kolaborasi Objective Program 2020” yang ditujukan untuk evaluasi dan membuka kesempatan untuk komunitas dan startup dalam berkolaborasi dan bekerjasama di 2020 nanti.

Gathering ini dihadiri oleh Komunitas Kelas Mobile Malang, Komunitas Game Developer Malang, Komunitas KLIM, Forum Animasi Malang, Komunitas MHL, Ngalam Backend Community, MQA, IxDA Malang, dan STASION.

Selain itu, terdapat 3 komunitas baru yang bergabung di DILo Malang antara lain adalah Komunitas Akar Tuli, IoT Malang dan Lakon.

Community Gathering @DILo Malang via @venisaarvie2
Community Gathering @DILo Malang via @venisaarvie2

Evaluasi yang didapat dalam gathering ini adalah kegiatan yang ada di DILo pata tahun 2019 masih didominasi oleh tema tentang teknis. Harapanya di 2020 nanti akan terdapat banyak event yang mengedepankan softskill.

Hal ini dirasa penting karena para pelaku industri melihat masih banyak masyarakat yang memiliki skill bagus, tapi minim attitude. Oleh karena itu, contoh event yang bisa dilaksanakan adalah seperti pelatihan berbahasa inggris yang benar, tata cara berkomunikasi yang baik dan sopan, cara membuat proposal, cara menghadapi client dsb.

Poin pertemuan :

GAME DEVELOPER MALANG (Adib Toriq) :

  1. Saran untuk kegiatan yang ada di DILo, kebanyakan masih soal teknis. Harapanya di 2020 terdapat banyak event yang mengedepankan softskill.
  2. Kami melihat masih banyak masyarakat yang memiliki skill bagus, tapi minim attitude.
  3. Contoh event yang bisa dilaksanakan seperti pelatihan berbahasa inggris yang benar, tata cara komunikasi yang baik dan sopan, cara membuat proposal, cara menghadapi client dsb.
  4. Masalah kolaborasi antar subsektor masih kurang tepat. Harus ada win-win solution.
  5. Adanya malang.digital akan membantu mendata seluruh talent atau studio yang ada di Malang agar nantinya ketika ada Orang mencari talent bisa langsung mengakses web tersebut.

Komunitas KLIM (Ahmad Rifa’i) :

  1. Setiap tahun kita memiliki program bootcamp. 
  2. Pada tahun 2020 nanti, InsyaAllah KLIM akan ada event MLM (Malang Linuxer Meeting) yang menargetkan new user Linux agar mereka bisa lebih kreatif dan tertarik dalam menggunakan OS Linux. 
  3. Evaluasi tentang event saat ini masih banyak yang satu arah seperti seminar, harapanya kedepanya akan lebih banyak workshop agar audience bisa ikut aktif dalam materi yang diberikan.

Forum Animasi Malang (Deni Prasetyo)

  1. Tahun 2020 akan passive untuk menjadi speaker karena banyak dari anggota kami yang fokus untuk produksi. 
  2. Jadi misalkan nanti di 2020 terdapat event yang ingin berkolaborasi dengan FAM sebagai speaker, mungkin hanya akan ada beberapa anggota saja yang akan aktif untuk mengikuti event. 
  3. FAM setuju dengan saran dari GDM untuk membuat lebih banyak kelas softskill di 2020 nanti.
  4. 2020 nanti kami juga akan masih aktif untuk mengunjungi Kampus dan SMK untuk mengenalkan FAM sekaligus mencari talent yang ada di Malang.

Ngalam Backend Community (Fathur Rohim)

  1. Terima kasih untuk DILo yang sudah mau mensupport berupa snack dan fasilitas ketika event NBC berlangsung. 
  2. 2020 nanti akan lebih fokus untuk mencari sponsor untuk “menghidupi” Komunitas. Komunitas NBC sudah membuat dan mengajukan proposal pengajuan dana ke industri untuk mensupport komunitas Ngalam Backend Community. 
  3. Evaluasi dari NBC adalah event tahun 2019 hampir semua pemateri kebanyakan dari industri. NBC berharap kedepanya akan ada transparasi ilmu antara dari sudut pandang akademisi atau pengajar.

QA Malang (Harits)

  1. Komunitas MQA ingin memberikan value ekosistem untuk kolaborasi dengan komunitas atau perusahaan. 
  2. Evaluasi tentang kolaborasi hanya dirasakan oleh sebagian besar anggota MQA, namun non-member MQA kurang mendapatkan manfaat. 
  3. Oleh karena itu MQA ingin mengangkat value yang lebih banyak dari komunitas atau perusahaan yang lain. 
  4. Kami sudah pernah meetup diskusi panel dari kalangan perusahaan, akademisi dan dari komunitas, kedepan insyaAllah akan lebih digiatkan. 
  5. 2020 nanti akan lebih sering Goes to Campus dan rencana akan diadakan event MQA Conference.

IxDA Malang (Anggita Satriya)

  1. Di komunitas kami ketika ada yang ingin join harus membuat sebuah karya dari study case yang kami sediakan dan nantinya karya tersebut akan bisa dijadikan portfolio mereka nantinya.

STASION (M. Ziaelfikar Albaba) 

  1. Harapanya tahun depan ingin mengajak lebih banyak komunitas untuk mengikuti STASION Festival di 2020.
  2. Akan mengadakan event yang lebih besar dari STASION Festival yang dimana seluruh Panitianya adalah perwakilan dari seluruh komunitas dan profesional yang ada di Malang. Harapanya nanti akan memilih 1 bulan penuh untuk fokus ke event.
  3. Supporting sudah banyak yang tertarik untuk menjadi sponsor.
  4. Potensi “market” di SMK sangat besar. Sudah banyak SMK yang aware tentang dunia digital.
  5. Evaluasi dari STATION Conference adalah kurangnya kolaborasi lintas sektor seperti kuliner, fashion dll.
  6. Data Profesional/Talent yang perlu didata agar ketika ada perusahaan atau orang yang mencari talent di Malang, kita bisa langsung merekomendasikan dengan baik.

Penulis: Achmad Faridul Himam / DILo Malang

BACA JUGA :

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close