Industri KreatifKabar KreatifMbois Media

Malang Koperasi Kreatif Mbois Gelar Rapat Anggota Tahunan

Malang Koperasi Kreatif Mbois Gelar (MKKM) merupakan Koperasi Khusus Pemasaran Ekonomi Kreatif Pertama di Indonesia

Indiekraf | Malang – Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Malang Creative Fusion membentuk Malang Koperasi Kreatif Mbois (MKKM) yang merupakan Koperasi khusus Pemasaran Ekonomi Kreatif pertama kali yang ada di Indonesia pada tahun 2017.

 

Malang Koperasi Kreatif Mbois (MKKM) – Foto by Fikaralbaba

Pembentukan koperasi ini untuk membantu pemasaran produk industri kreatif. 16 sektor industri kreatif yang disusun Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sudah memiliki potensi. Tapi, tidak semua industri kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang. Sempat mencari data industri kreatif yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mayoritas PAD dari industri kreatif disokong sektor kuliner.

Lalu disusul film dan animasi, aplikasi, serta desain komunikasi visual. Sasa tidak hafal prasentase sumbangan setiap industri. Tiga potensi itu yang akan didorong pengembagannya setelah koperasi terbentuk.

Menginjak tahun ketiga, MKKM menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) periode 2017 – 2018 yang dilaksanakan di Rumah MCF, Jl. Bantaran I no. 45 pada hari Rabu, 15 Maret 2019. Agenda rapat tahunan ini membahas terkait dengan Laporan Pertanggung Jawaban pengurus dan Penyusunan Pengurus Baru (Pergantian Ketua MKKM).

Malang Koperasi Kreatif Mbois (MKKM) – Foto by Fikaralbaba

Rapat Anggota Tahunan (RAT) MKKM dihadiri oleh 35 anggota dan pengurus MKKM. Adapun RAT ini juga menginformasikan terkait dengan bagaimana program dan progress kedepan untuk MKKM dan program kedepan dari Malang Creative Fusion di tahun aktivasi 2019.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close