Acara KreatifKabar KreatifKota KreatifKreatif TourismMusikSeni Pertunjukan

Profil Kota/Kabupaten Kreatif – Kabupaten Bandung

Ditulis oleh : Rossya Adha

Halo … Para Pelaku Indsutri Kreatif! Berkunjung ke Kabupaten Bandung belum lengkap tanpa mengetahui beberapa pertunjukkan lokal. Pertunjukkan yang semakin berkembang setiap tahunnya tak luput dari dukungan masyarakat sekotar, komunitas, bahkan pemerintah juga loo …. Penasaran akan seperti apa profil KABUPATEN BANDUNG? Yuk simak

Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung memiliki kesenian yang layak untuk anda saksikan ketika berkunjung ke Kabupaten Bandung seperti seni tradisional yaitu sisingaan, kuda renggong, angklung buncis, seni terbang hingga seni debus pasti sudah tidak asing lagi.

 

Kondisi geografis wilayah Kabupaten Bandung yang terletak pada koordinat 1070 22’ – 1080 – 50 Bujur Timur dan 60 41’ – 70 19’ Lintang Selatan terletak di wilayah daratan tinggi. Luas wilayah keseluruhan Kabupaten Bandung 176.238,67 Ha. Sebagian besar wilayah Bandung berada diantara bukit-bukit dan gunung-gunung yang mengelilingi Kabupaten Bandung. Seperti disebelah utara terletak Bukittunggul dengan tinggi 2.200 m, Gunung Tangkuban perahu dengan tinggi 2.076 m yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta dan disebelah selatan terdapat Gunung Patuha dengan tinggi 2.334 m, Gunung Malabar dengan tinggi 2.321 m, serta Gunung Papandayan dengan tinggi 2.262 m dan Gunung Guntur dengan tinggi 2.249 m, keduanya merupakan perbatasan dengan Kabupaten Garut.

 

Tak hanya berhenti disitu saja, masih ada seni pertunjukan lainnya yaitu dengan terus dikembangnya oleh para seniman-seniman yang berprestasi dalam bidangnya. Seperti musik, wayang, teater, tari, silat, dan komedi. Dengan kekayaan kesenian tradisional tersebut melahirkan beberapa pementasan yang nantinya akan menjadi suatu daya tarik masyarakat lokal bahkan mancanegara dengan hasil yang akan memberi kontribusi ekonomi yang layak untuk diperhitungkan.

 

Jenis Seni Pertunjukkan

Tradisi dengan inovasi (Kontemporer)

Kategori Seni Pertunjukkan

Musik, Wayang, Teaeter, Tari, Silat, dan Komedi

Perilaku Seni Pertunjukkan

Padepokan Wayang Giri Harja, Samba Sunda, Rumah Kreatif Wajiwa, Komunitas Hong.

Sekitar 15.000.000.000 Omset subsektor Seni Pertunjukkan per tahun.

 

Subsektor Seni Pertunjukan

Berikut adalah uraian mengenai subsektor pada bidang seni pertunjukan

  1. Penyerapan tenaga kerja sebanyak 3000 orang
  2. Berjumlah sekitar 866/tahun pada jumlah kegiatan.
  3. Sekitar 44 tahun lamanya subsektor, sejak 1974
  4. penghargaan sekitar 15 penghargaan setiap tahunnya.

 

Pada jangkauannya pemasaran untuk mengembangkannya adalah mentarget masyarakat lokal, nasional, internasional. Lalu permodalannya yang didapat dari modal pribadi dan hibah. Untuk mendukung peralatan dan pendukung dibutuhkan akar budaya Sunda yang kuat, infrastruktur gedung budaya Sabilulungan.

 

PERAN AKTOR

Berikut adalah potensi masing-masing aktor berdasarkan data borang PMK3

  1. Akademisi
  • Orang-orang yang berperan dalam akademisi termasuk untuk memberikan inovasi dan kolaborasi dengan masyarakat.
  • Turut membantu memberikan edukasi dalam proses regenerasi.
  1. Bisnis
  • Berperan dalam memberikan nilai tambah dari potensi menjadi produk ekonomi kreatif.
  1. Komunitas
  • Berperan aktif dalam menjadi kantung-kantung budaya seni tradisi.
  1. Pemerintah
  • Sebagai penyedia infrastruktur program pemberdayaan kebudayaan program festival.

 

PROSES

Lalu untuk berbicara mengenai proses dalam subsektor seni pertunjukkan adalah sebagai berikut :

  1. Kreasi
  • Wayang Giriharja
  • Samba Sunda
  • Hong
  • Wajiwa
  • Residensi dan Kolaborasi
  1. Produksi
  • Wayang Giriharja
  • Samba Sunda
  • Hong
  • Residensi dan Kolaborasi latihan rutin
  1. Distribusi
  • Sosial media
  • Pemberitaan media
  • Jejaring komunikasi

 

  1. Konsumsi
  • Pagelaran Skala Lokal, Regional, Nasional, dan internasional.
  • Pagelaran/festival/undangan.
  1. Konservasi
  • Wayang Giriharja
  • Samba sunda
  • Hong
  • Wajiwa
  • Residensi dan kolaborasi
  • Regenerasi, Pelatihan, dan Kursus

 

Ketertarikan Ke Belakang 

  1. Untuk promosi dilakukannya di lokal maupun nasional.
  2. Dalam pemodalan terdapat kegiatan dan pementasan.
  3. Identifikasi daya ungkit pendukung subsektor
  4. Sinergi komunitas , akademisi terkait dan pemangku dalam perencanaan kegiatan.

 

Ketertarikan Ke Depan

  1. Potensi penggalian tradisi-tradisi pertunjukan yang hampir punah dapat dilakukan secara mandiri serta metodologis oleh pelaku seni pertunjukkan dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang sesuai dengan bidangngnya.
  2. Berpotensi mengembangkan kegiatan-kegiatan dan SDM pelaku seni pertunjukan.
  3. Tingginya nilai tambah yang bisa diturunkan serta sekaligus mendukung upaya konservasi kebudayaan Kabupaten Bandung pada umumnya.

 

Source : www.kotakreatif.id

 

 

 

 

 

 

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close