Digital KreatifIndustri KreatifKabar KreatifKota Kreatif

Profil Kota/Kabupaten Kreatif – Kota Surakarta

Ditulis Oleh : Risky Danamonika Pratiwi

 

INDIEKRAF – Hallo Pelaku Industri kreatif, Penasaran enggak sih denga kota kreatif -kraetif di Indonesia? Nah salah satunya Kota Surakarta. Dimana Surakarta terkenal dengan kreatifitas Seni Pertunjukkan . Penasaran apa saja Seni pertunjukkan apa saja yang dimiliki Kota Surakarta? Yuk Simak langsung aja cari tahu di bawah ini yaaaa

Kota Surakarta yang juga sangat dikenal sebagai Kota Solo, merupakan sebuah dataran rendah yang terletak di cekungan lereng pegunungan Lawu dan Pegunungan Merapi dengan ketinggian sekitar 92 m di atas permukaan air laut. Dengan Luas sekitar 44 Km2, Kota Surakarta terletak diantara 110 45’15 – 110 45’ 35 Bujur Timur dan 70’ 36 – 70’ 56 Lintang Selatan. Kota Surakarta dibelah dan dialiri oleh 3 (tiga) buah sungai besar yaitu sungai Bengawan Solo, Kali jenes dan Kali Pepe. Sungai Bengawan Solo pada jaman dahulu sangat terkenal dengan keelokan panorama serta lalu lintas perdagangannya.

Seni pertunjukan sudah menjadi bagian kesejarahan Kota Surakarta. Ketika pertama kali kota terbentuk yang ditandai perpindahan Kerajaan Mataram dari Kartasura ke Surakarta pada tahun 1745, proses acara ditandai dengan seni pertunjukan Bedaya Serimpi disertai alunan gamelan.

Di dalam subsektor seni pertunjukan , mempunyai Sanggar Tari dengan jumlah 17 yang lebih tinggi dibanding Sanggar ketoprak dengan jumlah 13 dan Sanggar Wayang dengan jumlah 7. Pada tahun 1886, ketika Duc de Penthieve-Orleans dari Paris mengunjungi Kota Surakarta disambut melalui tarian Budaya Bayaderes. Pada abad yang sama tahun 1889, empat penari dari Kota Surakarta mengadakan pertunjukan di Eiffel Towe, Paris. Potensi tersebut menjadikan kesenian tari menjadi Subsektor unggulan ekonomi kreatif seni  pertunjukan bagi Kota Surakarta.

Dengan adanya Subsektor seni  pertunjukan , maka potensi yang dimiliki sangat memadai. Mulai dari potensi pembiayaan, kelembagaan, industry, Bahan baku, akses dan perluasan pasar , Teknologi dan infrastuktur dan pastinya SDM yang amat Sangat memadai untuk menggali potensi seni pertunjukan tersebut.

Selanjutnya Promosi dan kontribusi  yang dilakukan adalah yang pertama jenis promosi dilakukan secara lokal dan Nasional  yang jika di angka persentase mencapai 60% sedangkan promosi Internasinal juga dilakukan yang mencapai 40%. Selanjutnya Kontribusi ekonomi dari seni pertunjukkan yaitu indutri batik sebagai penunjang pakaian pentas menyumbang pemasukan : 221M/Tahun, Perunjukkan tari menyumbang pemasukan : 9M/Tahun, Pementasan wayang kulit menyumbang pemasukan : 1M/Tahun, dan yang terakhir Industri gamelan sebagai penunjang pementasab music menyumbang pemasukan 494 Juta/Tahun.

Di dalam Kota Surakarta terdapat beberapa potensi masing-masing aktor yang di ambil berdasarkan data boring PMK3I. Pertama aktor bisnis dimana peran bisnis dalam subsector seni pertunjukkan terlihat dengan seringnya diadakan festival pertunjukan seni, baik seni pertunjukkan tari, pertunjukkan wayang dan masih banyak lagi yang bekerja sama dengan aktor kreatif yang lain. Kedua potensi aktor akademisi yaitu adanya sekolah seni yang mampu menunjang sub sector seni pertunjukkan seperti Institut  Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan sekolah Menengah Kejuruan Negei 8 yang dulunya konservatorium.

Ada sekitar 5 orang akademisi yang berkontribusi mendirikan sanggar karawitan dan tari yang membimbing masyarakat sekitar. Bersama dengan mahasiswa, sanggar-sanggar ini membimbing sekitar 25-30 orang, khususnya anak-anak dan telah menerima siswa internasional. Sanggar Sentana Art didirikan awal tahun 2010 oleh Ibu Peni (Akademisi ISI Karawitan), terletak di daerah Grogol, Sukoharjo. Selain aktor bisnis dan aktor akademisi terdapat peran aktor Komunitas. Wayang Orang Sriwedari adalah sebuah lembaga kesenian komersial milik Keraton Kasunan Surakarta didirikan sekitar tahun 1910 untuk melengkapi fasilitas hiburan yang ada di Taman Sriwedari atau Kebon Raja. Memiliki  pemain tetap yang sebagian merupakan PNS, terdiri dari penari 23 orang, pemain karawitan 25 orang.

Potensi aktor terakhir adalah Pemerintah. Peran Pemerintah yaitu  berusaha menyelenggarakan berbagai kegiatan seni budaya, seperti Solo International Ethnic Music, Solo Batik Carnival, Langen Beksan Nemlikuran, Setu Pon-an, Fasilitasi perlatan perangkat ‘Gamelan’, Solo 24 Jam Menari dan lainnya.  Dalam perannya, Pemerintah sedang menyusun implementasi blue Print Kota Kreatif berbentuk road map. Bentuknya program dan kegiatan rutin untuk pengembangan ekonomi kreatif.

Dengan adanya potensi- potensi seperti di atas tadi pastinya terdapat usaha –usaha yang dilakukan yaitu Penyediaan SDM maupun kurikulum untuk pendidikan seni di Kota Surakarta, Paguyuban menyelenggarakan festival-festival seni pertunjukkan yang berskala lokal yang membutuhkan sumber daya manusia  dari berbagai macam bidang, kemudian seni pertunjukkan menyerap tenaga kerja yang cukup besar sehingga mampu membuka peluang usaha untuk masyarakat Kota Surakarta, terdapat seni pertunjukan menyerap tenaga kerja yang cukup besar sehingga mampu membuka peluang usaha untuk masyarakat Kota Surakarta  dan memiliki kapasitas daya dorong , daya tarik, pendapatan dan sumbangan kesejahteraan yang berpotensi besar bagi Kota Surakarta.

Nah tidak hanya puas dengan apa yang dicapai sebelumnya , maka Kota Surakarta membuat rencana untuk pencapaian lainnya yaitu mampu menjadi lokomotif untuk subsector lainnya seperti kuliner,music dan fesyen. Tidak lupa selalu melahirkan berbagai lapangan pekerjaan yang dibutuhkan dalam memajukan subsector ekonomi kreatif serta lahirnya paguyuban-paguyuban Seni di Kota Surakarta terutama Seni pertunjukan Kota Surakarta dapat berjaring denga SOLO RAYA.

Jadi Kota Surakarta mempunyai potensi-potensi yang selalu dikembangkan dan semoga selalu dilestarikan dan lebih dikenal lagi oleh kota-kota lainnya.

source : https://www.kotakreatif.id

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close