Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifPelaku KreatifSeni Pertunjukan

Profil Kota/Kabupaten Kreatif – Kabupaten Sragen

Ditulis oleh Risky Danamonika Pratiwi

INDIEKRAF – Halo para Pelaku Kreatif,Penasaran enggak sih dengan Kota/Kabupaen Kreatif lainnya? Daripada gabut, bingung mau ngapain? yuk lanjut cari tahu kota/ Kabupaten lainnya. Nah kali ini ada Kabupaten Sragen yang masuk dalam kategori kreatif loh. Cus baca yuk

Kabupaten Sragen merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Sragen berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Batas batas wilayahnya sebelah timur Kabupaten Ngawi (Provinsi Jawa Timur), sebelah barat Kabupaten Boyolali, sebelah selatan Kabupaten Karanganyar, sebelah utara Kabupaten Grobogan. Luas wilayah Kabupaten Sragen adalah 941,55 km2 yang terbagi dalam 20 kecamatan, 8 kelurahan,dan 200 desa.

Kabupaten Sragen termasuk salah satu kota kreatif yang memiliki Kesenian tayub menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sudah berjalan sejak lama, dan memiliki kapasitas daya dorong, daya tarik, pendapatan dan sumbangan kesejahteraan yang berpotensi besar bagi masyarakat Sragen. Potensi tersebut menjadikan kesenian tayub menjadi Subsektor unggulan ekonomi kreatif seni pertunjukan bagi Kabupaten Sragen.

Di dalam Kabupaten Sragen terdapat Seni Pertunjukan. Seni dan budaya (Art and culture) adalah daya tarik obyek wisata buatan manusia yang indah, mengagumkan dan megah. Salah satunya tayub, tayub merupakan tarian tradisional yang akrab dengan kehidupan warga di daerah pedesaan. Kehadirannya berkaitan erat dengan lingkungan yang menyatu adat istiadat setempat, tata masyarakat, dan pandangan hidup masyarakat bersangkutan. Sebagai tari pertunjukkan rakyat, tayub juga terdapat di daerah Kabupaten Sragen. Kesenian tayub adalah suatu pertunjukan yang berupa tarian bebas atau spontan dengan peran utama penari wanita diiringi dengan gendhing jawa.

Subsektor Seni Pertunjukkan Kabupaten Sragen terdiri dari Komunitas Honocoroko membina 30 – 35 Kelompok Campursari, yang setiap kelompok terdiri dari 10 -15 orang dan terdapat 100 komunitas yang tersebar di 20 Kecamatan. Terwujudnya komunitas itu tidak luput dari potensi yang didukung oleh Bahan baku dan kelembagaan yang sangat memadai, SDM, teknologi dan infrasturktur , Industri, Pembiayaan, serta akses perluasan pasar yang memadai untuk berlangsungnya Seni pertunjukan tersebut. Dan jangan lupa subksektor itu selalu ditingkatkan.

 Seni Pertunjukan Kabupaten Sragen tidak hanya terkenal di 20 kabupaten tersebut tetapi mempunyai jaringan subsector dengan wilayah lainnya di 10 kota yaitu Jakarta, Bekasi, Lampung, Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Surabaya, Banyuwangi, Bali dan Makassar. Kemudian dilanjutkan potensi masing- masing Peran Aktor berdasarkan data borang PM3KI yaitu akademisi, Bisnis, Komunitas, dan Pemerintah. Peran Aktor sangat penting demi berjalannya subsektor seni ini.  Sepertinya cntohnya komunitas berperan penting menjadi wadah untuk para seniman, kemudian bisnis berperan untuk festival pertunjukkan baik seni pertunjukkan tari, wayang dan masih banyak lagi.

Peran Komunitas yang dimaksud disini adalah ditujukan pada sekolah pelajaran kesenian masuk di dalam kurikulum nasional dan menjadi muatan lokal. Tidak lupa juga peran Pemerintah yang telah menyiapkan gedung seni pertunjukkan demi menunjang event tahunan Pemprov Jateng dalam rangka misi kesenian untuk masing-masing Kabupaten.

Adanya keterkaitan sebelumnya,  dalam pengembangan Seni tersebut untuk menjadi Kota Kreatif yaitu di dukung oleh penyediaan SDM maupun kurikulum untuk pendidikan seni di Kabupaten. Tidak hanya itu, Pagiyuban menyelenggarakan festival –festival seni pertunjukkan yang berskala lokal yang membutuhkan sumber daya manusia dari berbagai macam bidang.

Harapan untuk ke depannya semoga mampu menjadi lokomotif untuk subsektor lainnya, melahirkan berbagai lapangan kerja yang dibutuhkan dan lahirnya paguyuban-paguyuban seni lainnya di kabupaten Sragen.Itulah kelebihan – kelebihan yang dimiliki oleh Kabupaten Sragen sehingga termasuk dalam kota Kreatif.

Source: https://www.kotakreatif.id/

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close