Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifSeni Pertunjukan

Profil Kota/Kabupaten Kreatif – Kota Padang

Ditulis Oleh: Rossya Adha Ummaya

INDIEKRAF – Padang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat yang memiliki banyak potensi untuk mengembangkan industri kreatif, salah satu bentuknya adalah dalam bentuk seni pertunjukan. Untuk dilihat secara geografis Kota Padang terletak di pesisir pantai barat pulau Sumatera, dengan garis pantai sepanjang 84 km. Untuk luas dari Kota Padang secara keseluruhan adalah 694,96 Km2, dan lebih dari 60% dari luas tersebut, sekitar + 434,63% km2 merupakan daerah perbukitan yang ditutupi hutan lindung, sementara selebihnya merupakan daerah efektif perkotaan. Sedangkan keadaan topografi kota ini bervariasi, 49,48% luas wilayah daratan Kota Padang berada pada wilayah kemiringan lebih dari 40% dan 23,57% berada pada wilayah kemiringan landai.

Subsektor Seni Pertunjukan

Seni pertunjukan dianggap mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar dan waktu fungsional yang paling lama serta memiliki kapasitas dan daya tarik sangat besar. Di samping itu, seni pertunjukan dianggap dapat ikut mendorong sektor lainnnya seperti kuliner, aplikasi, games, dan kriya/fashion. Terdapat sanggar atau komunitas yang mendukung sektor pertunjukan yaitu terhitung dalam beberapa jumlah. Terbagi dalam sanggar, komunitas, dan teater:

Sanggar 

  1. Sanggar Citra Kembara

  2. Sanggar Tari DEK

Komunitas 

  1. Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT)

Teater

  1. Teater Oase

  2. Teater Kress

  3. Teater Rumah Nan Bapaneh

  4. Teater Studio Merah

  5. Teater Senja

  6. Teater M’SKA

  7. Teater KSST

  8. Teater Sakata

  9. Teater Hitam Putih

  10. Teater Tambologi

  11. Teater Ruang Bekas

Subsektor Seni Pertunjukan 

Beberapa faktor yang mendukung untuk berkembangnya subsektor seni pertunjukan. Mereka diantaranya adalah 75 orang penari, ada juga sekitar sebanyak 25 orang pelaku musik dan 3 orang sutradara pertunjukan teater. Salah satunya adalah karya yang pernah dihasilkan oleh Tia Setiawaty :

  1. “Dekontruksi Perawan” ditampilkan dalam kegiatan Pekan Apresiasi Teater di Padangpanjang dan Taman Budaya Sumatera Barat tahun 2006.

  2. “The Female Earth” ditampilkan di Graha Bakti Budaya tahun 2007.

  3. “Ketika Sel dan Tulang Bekerja” ditampilkan di Padangpanjang tahun 2007.

Peran Aktor 

Beberapa peran aktor juga sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan subsektor yang diambil dari potensi masing-masing aktor berdasarkan data borang PMK3I

  1. Akademisi

Peran sekolah sebagai pendukung dalam subsektor ekonomi kreatif seni pertunjukkan sangat baik. Di sekolah dasar hingga tingkat atas pelajaran kesenian masuk dalam Kurikulum nasional dan menjadi muatan lokal. Didukung juga hal-hal kesenian juga dijadikan dalam kegiatan ekstrakulikuler. Begitu juga dalam sebuah perguruan tinggi negeri Institut Seni Indonesia Padang Panjang yang fokus pada pengembangan kebudayaan khususnya masalah kesenian.

Terdapatnya beberapa fasilitas di sekolah agar siswa dapat mengembangkan bakat diri di bidang seni.

  1. Bisnis

Peran bisnis dalam subsektor seni pertunjukan terlihat dengan seringnya diadakan festival pertunjukan seni baik seni pertunjukan tari, teater, dan masih banyak lagi yang bekerja dengan aktof kreatif yang lain.

  1. Komunitas

Terdapatnya fasilitas seperti padepokan dan komunitas menjadi suatu wadah untuk para seniman berbagai lintas kesenian sekaligus ruang terbuka untuk ajang kolaborasi karya, pelatihan, dan pertunjukan seni yang mampu menyelenggarakan program tahunan untuk para pelaku seni. Seperti yang dilaksanakan Aliansi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni se-Kota Padang Sumatera Barat menggelar Parade teater III dimana parade tersebut dimulai sejak tahun 2015 dalam rangka memperkenalkan seni pertunjukan teater secara lebih dekat kepada masyarakat.

  1. Pemerintah

Pemerintah juga membantu dalam menyiapkan gedung seni pertunjukkan demi menunjang event tahunan dan event yang diselenggarakan para komunitas. Pemerintah Kabupaten siap memfasilitasi warga Kota Padang dalam membentuk sekretariatan bersama berbagai paguyuban seni untuk bersinergi bersama-sama membangun Kota Padang.

 

Proses

Proses-proses dalam melaksanakan seni pertunjukan dalam sebuah pagelaran karya seni tari :

  1. Untuk memulai terjadinya suatu kegiatan pagelaran suatu pertunjukan adalah dibutuhkan untuk membentuk panitia pergelaran. S

  2. Setelah membentuk panitia setelah itu dibentuklah rencana-rencana untuk membuat sebuah pergelaran mulai dari jumlah penari hingga alat musik yang digunakan sebagai iringan tari.

  3. Mempersiapkan kapan dan dimana untuk melaksanakan acara pagelaran tersebut.

  4. Melaksanakan acara yang telah direncanakan.

Keterkaitan Ke Belakang

Dalam penyediaan SDM maupun kurikulum untuk pendidikan seni di Kota Padang. Paguyban menyelenggarakan festival-festival seni pertunjukkan yang berskala lokal yang membutuhkan SDM dari beragai macam bidang.

Keterkaitan Ke Depan

Mampu menjadi bagian untuk subsektor lainnya seperti kuliner, musik, kriya, dan fesyen)

Menciptakan berbagai lapangan pekerjaan yang dibutuhkan dalam memajukan subsektor ekonomi kreatif.

Semakin berkembangnya komunitas-komunitas seni di Kota Padang

Source: http://kotakreatif.id

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button