Acara KreatifAplikasi Digital dan GameIndustri KreatifInsightKabar KreatifKota KreatifMbois Media

Sharing Update Teknologi bersama Para Expert di Stasion Festival 4

Indiekraf.com – Komunitas Startup Singo Edan atau disingkat STASION menyelenggarakan STASION FESTIVAL 4 dengan tema Celebrate Digital Transformationnya. Karena kini maraknyadunia digital digunakan pada segala lini. STASION menghadirkan acara STASION TALKS dengan tema Trends of Technology and Development di rangkaian kedua.

Acara ini telah berlangsung pada hari Selasa, 9 November 2020 lalu. Berbicara soalpembicara. STASION berupaya menghadirkan para pembicara luar biasa yang telahberkecimpung dalam bidangnya masing-masing. 3 pembicara yang sudah memiliki jam terbang ada Ardi Imawan selaku CTO DOT Indonesia, M. Edoo selaku Kepalas EZY INDUSTRIES, Andi Nugroho D. selaku Lead Data Engineer Traveloka. Tak berbeda dariacara sebelumnya, antusiasme peserta mengikuti acara ini terbilang cukup tinggi.

Baca juga 300 Peserta Rayakan Digital Transformation di Rangkaian Pertama Pembukaan STASION Festival 4

Acara ini tentu tidak dapat terselenggara oleh bantuan banyak pihak seperti BappedaKota Malang, Alterra, Glovory, JagoanHosting, DiLo, Bank BNI, academic partner yakniPerguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, serta beberapa media partner yang membantu menginformasikan acara ini dengan baik.

Andi Nugroho D. selaku Lead Data Engineer Traveloka menjelaskan bahwa pentingnyamenggunakan teknologi, apalagi saat era digital seperti ini. Fungsi utama teknologiadalah efisiensi, namun perlu diingat jangan sampai alokasi penggunaan IT tidakberlebihan,ucapnya. Andi juga mengingatkan kepada para pemilik perusahaan ataupara founder untuk meningkatkan kesadarannya terhadap teknologi. Sebagai pemilikperusahaan harus punya kesadaran akan pentingnya mengelola perusahaan dari sisiteknologi. Jika perusahaan sudah melakukan transaksi penjualan yang sangat banyak, sudah sepatutnya menghire IT Infrastructure dan IT Develpoment,tambahnya.

Ardi Imawan selaku CTO DOT Indoensia menjelaskan trend teknologi yang dipakaipada perusahaan software house yakni DOT Indonesia. DOT Indonesia sejak 2011, kemudian baru masuk ke Malang pada tahun 2015. Sebenarnya dahulu DOT Indonesia tidak memikirkan dari segi teknologi, hanya memikirkan bagaimana projek dapatterselesaikan. Tidak memikirkan pemeliharaan atau maintenance dan kualitas,” ucapnya.

Baca juga Kumpulkan Founder Startup, STASION Bahas Bisnis Digital

Kemudian sejak awal tahun 2016 DOT Indonesia mulai berbenah untuk mendevelopperusahaan agar lebih teratur dan tertata. DOT Indonesia secara basic mendevelopperusahan dengan design pattern untuk memperbaiki kualitas pekerjaan. Ketika projeksudah mulai besar patternya nggak jelas, orang yang terlibat jauh lebih banyak danimplikasinya proses dan hasil projek kacau, tambahnya.

Perjalanannya dalam transisi menerapkan design pattern tidak selalu mulus, DOT Indonesia mengalami banyak trial and error, mereka terus melakukan adjust dan adaptuntuk menemukan style mereka. Terjun ke komunitas untuk software house yang tidakmemiliki budget besar merupakan langkah yang tepat untuk belajar banyak hal. Hal iniberguna untuk meningkatkan pengetahuan setiap harinya. Trend teknologi akan selaluberubah, kita dapat mengeksplorasi banyak design pattern untuk diterapkan padaprojek kita,tambahnya.

Berbicara soal teknologi dalam menjalankan roda bisnis perusahaan, M. Edoo atauyang akrab disapa Edoo mempunyai 4 pilar utama yang diterapkan padaperusahaannya. Dalam menjalankan bisnis, saya punya 4 pilar utama yang sayapakai.Ada produksi, pemasaran, keuangan dan SDM. Pliar ini didukung oleh teknologibuatan sendiri. Implementasi teknologi pada masing-masing pilar yakni membuataplikasi sederhana untuk membantu menjalankan bisnis yang fungsinya memonitoring,terangnya.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button