Acara KreatifAplikasi Digital dan GameTips Kreatif

Kumpulkan Founder Startup, STASION Bahas Bisnis Digital

Komunitas STASION (Startup Singo Edan) Kota Malang menggelar event Jagongan Founder yang bertemakan “Business Development Strategy in Digital Industries” di DILo Malang. Event ini merupakan event pertama STATION di tahun 2020.

Indiekraf.com – Komunitas STASION (Startup Singo Edan) Kota Malang menggelar event Jagongan Founder startup digital yang bertemakan “Business Development Strategy in Digital Industries” di DILo Malang. Event ini merupakan event pertama STATION di tahun 2020.

Melalui Jagongan Founder, Komunitas STASION mengundang para founder startup untuk berdiskusi bersama dalam membahas bagaimana kondisi startup digital yang ada di Kota Malang. Acara ini dimoderatori langsung oleh Ketua STASION saat ini yaitu M. Ziaelfikar Albaba.

Terdapat beberapa perwakilan startup yang ikut hadir untuk meramaikan acara ini antara lain dari Glovory Indonesia, Roleplay Studio, Inagata, INDUX, Jagoan Hosting Indonesia, Sekawan Media, Heasoft, Nutrifood, Profile Image Studio, Esteh.id, Kodesoft, Ngalup.Co, Glolingo, Kabar Media, GL++, dnd, Ayo CPNS, UNITEEC, Translation Transfer, Bolehbaca, Smartlegal.id, cmlabs.co, Kotakan.id & Indiekraf.com .

Jagongan Founder memberikan kesempatan untuk para founder dalam menyampaikan pendapat mereka tentang topik yang diberikan langsung oleh moderator. Topik utama yang dibahas dari event ini antara lain adalah bagaimana pengalaman “Gagal” dalam startup, cara mengakuisisi pengguna, manajemen internal serta Investasi & Hibah.

Berapa Kali Gagal dalam Menjalankan Startup & Bagaimana caranya untuk Bangkit ?

Revandi, dari Glovory Indonesia dan merupakan Pendiri Komunitas STASION menyampaikan pendapatnya bahwa bicara mengenai gagal berarti bicara sukses. Menurut Revandi, tidak ada sukses tanpa sebuah kegagalan. Untuk mencapai sebuah kesuksesan butuh yang namanya puluhan kali gagal dan harus terbiasa. Mindset harus berani mengalami kegagalan. Faktor terbesar kegagalan sebuah startup menurut Vandi adalah Managerial Perusahaan yang kurang bagus. Oleh karena itu, meningkatkan Managerial Skill adalah cara yang tepat untuk menghindari kegagalan.

Bagaimana Mengatasi Senioritas dan Junioritas antar Pemrograman/Karyawan?

Dijawab oleh Miftah dari Inagata menyampaikan bahwa senioritas dan junioritas merupakan sifat dasar manusia. Untuk menghindari hal itu, CEO atau Para Petinggi disebuah perusahaan tersebut harus bisa mengambil sudut pandang setiap orang, sehingga kita bisa mengetahui kepribadian dari setiap karyawan dan bisa memberikan keputusan yang tepat sehingga timbulah sifat kekeluargaan.

Afrizal dari Jagoan Hosting Indonesia menambahkan bahwa Perusahaan harus memiliki culture yang harus di tuliskan. Agar semua karyawan ingat bahwa ini adalah value yang harus mereka ikuti. Apa yang “dihasilkan” akan menentukan dimana karyawan tersebut “berada”.

Bagaimana cara Mengakuisisi User/Customer digital?

Aji dari Heasoft menyampaikan bahwa maintenance produk adalah hal yang terpenting, jika produk belum siap, maka akan mengalami kesulitan dalam mengakuisisi user/customer.

Hino dari STATION satu pendapat dengan Aji jika menurutnya mengakuisisi bukanlah langkah yang utama, namun menyiapkan produk adalah hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu.

Good product will promote itself. – Afrizal (Jagoan Hosting)

Darimana Kita bisa Mendapatkan Investment / Hibah?

Miftah dari Inagata mengatakan bahwa funding bisa didapat dari mana saja, Pemerintah hingga Perusahaan swasta sudah banyak memberikan program untuk mendapatkan invesment. Poin terpenting menurut Miftah adalah kita harus mencari relasi sebanyak mungkin.

Baca Juga :

Penulis : Achmad Faridul Himam / DILo Malang

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close