Film Animasi dan VideoIndustri KreatifTips Kreatif

3 Tips Membuat Video Marketing Yang Efektif Memanfaatkan Ponsel Anda

Video menjadi salah satu konten paling diminati dalam media sosial, sehingga jadi kewajiban memanfaatkan platform yang satu ini

INDIEKRAF.COM –Marketing khususnya bagi Usaha Kecil Menengah dan Indusri Kecil Menengah (UKM/IKM) tak melulu bisa dilakukan melalui media massa secara konvensional, atau melalui postingan di media sosial. Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, model iklan video pun harus anda lirik.

Kenapa? Karena video saat ini menjadi konten yang paling diminati di dua platform media sosial terbesar di Indonesia, yaitu Facebook dan Instagram. Sehingga tentu peluang produk anda dilirik pasar bisa semakin besar, dengan memanfaatkan konten video.

Namun, bagi kebanyakan pelaku UKM dan juga enterpreneur pemula, konten video menjadi tantangan besar. Karena pembuatannya dinilai memerlukan biaya yang bisa dibilang tidak murah. Seperti harus menyewa videografer, rumah produksi, atau juga peralatan video canggih.

Simak juga:

Tapi sejatinya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena berbekal ponsel pintar yang nyaris sudah dimiliki semua orang, anda sudah bisa menghasilkan konten video marketing yang menjual. Wah, bagaimana carannya? Simak tips – tips khas Indiekraf berikut ini:

  1. Matangkan konsep

Sebelum anda akhirnya memutuskan melakukan produksi pengambilan gambar, yang paling penting dilakukan adalah mematangkan konsep konten video marketing yang ingin anda buat. Setidaknya ada harus membuat beberapa daftar dan juga analisa sebelum membuat konsep videonya.

Daftar yang harus anda siapkan adalah: Apa tujuan dari video anda? Kemudian pesan apa yang anda ingin tanamkan kepada audiens? Lalu, apa saja yang akan anda butuhkan untuk bisa melakukan produksi tersebut (properti)

Selanjutnya, apa yang harus dianalisa? Setelah anda menentukan bucket list konsep seperti di atas. Maka sekarang waktunya anda melakukan analisa dan survey, khususnya untuk kepentingan pengambilan gambar.

Misal di sebelah mana bagian rumah anda akan mau mengambil gambar. Apakah di lokasi tersebut sudah cukup cahaya, apakah dilakukan di luar rumah dan tempat kerja? Atau jika dilakukan di luar rumah, anda akan perlu izin khusus? Hal – hal ini harus anda analisa dan survey secara matang.

2. Pastikan gambar dan suara ideal

Sebenarnya, audiens tidak terlalu peduli dengan kualitas dan ketajaman gambar anda. Maka dari itu sebenarnya video dari ponsel pun sudah cukup. Apalagi hape pintar saat ini sudah memiliki fasilitas pengambilan gambar yang OKE punya. Tinggal anda bisa melakukan sudut pengambilan gambar secara ideal dan menarik.

Untuk bisa menghasilkan video secara ideal, minimal anda harus memperhatikan format perekaman. Jika anda tujukan untuk Facebook, format HD (1280×720) 16:9 bisa jadi pilihan. Namun jika Instagram jadi platform pilihan anda, maka format 1:1 lah yang harus jadi jujugan anda.

Kemudian hal kedua yang wajib anda lakukan adalah tidak terlalu banyak mengambil gambar dengan bergerak. Karena kamera hape kebanyakan tidak dilengkapi dengan penyetabil gambar elektrik (OIS) atau juga penyetabil secara software (EIS), maka jika anda banyak bergerak, maka gambar akan lebih banyak goyang (shaking).

Gambar goyang ini sangat tidak nyaman untuk dilihat pemirsa. Salah satu antisipasinya, anda bisa menggunakan alat bantu seperti tripod untuk hape yang bisa anda beli dengan harga cukup murah (di bawah Rp 100 ribu).

3.  Siapkan aplikasi editor paling nyaman buat anda

Saat ini di Android terdapat begitu banyak aplikasi editor video. Sebenarnya semua juga baik menurut kami. Tinggal anda paling nyaman dan praktis menggunakan yang mana. Namun jika andamasih benar – benar bingung, berikut kami sajikan beberapa aplikasi yang bisa membantu anda mengedit hasil rekaman video marketing anda:

  1. Power Director

Apliasi yang satu ini mudah digunakan dan juga toolsnya cukup lengkap. Hanya kekurangannya, dia memiliki tanda air di versi gratisnya. Jika ingin menghilangkan tanda airnya, anda perlu membeli terlebih dahulu.

2. Kine Master

Nyaris sama seperti Power Director, Kine Master juga terbilang lengkap sebagai aplikasi editing video. Ia juga punya keunggulan pengunduhan berbagai tools yang selalu update.  Namun seperti juga Power Director, Kine Master juga memiliki tanda air di versi gratisannya.

3. Quik

Quik menurut kami adalah aplikasi editor paling praktis dan bisa digunakan oleh siapapun. Ia sudah menyediakan berbagai template edit yang bisa diaplikasikan ke dalam video anda dengan begitu mudah. Quik juga tidak memiliki tanda air, seperti dua aplikasi sebelumnya. Kekurangannya, karena dibuat begitu instan dan praktis, maka Quik punya beberapa keterbatasan dalam melakukan editing.

Itulah tadi tiga tips untuk bisa menghasilkan video marketing secara simpel dan mudah, hanya mengandalkan ponsel. Untuk bisa mendapatkan hasil terbaik, anda perlu melatih terus skill anda, baik dalam pengambilan gambar maupun editing. Selamat mencoba.

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close