Selamat Datang di Indiekraf Media - Kunjungi Juga Studio Kami untuk Berkolaborasi lebih Keren :)

Menuju Indiekraf Studio
Musik

Sal Priadi rilis Video Musik “Ada titik-titik di ujung doa”, Angkat Kisah Emosional Tentang Rindu dan Memaafkan

Video musik terbaru Sal Priadi berdurasi lebih dari delapan menit ini menghadirkan cerita puitis tentang doa, rindu, dan proses memaafkan.

indiekraf.com – Musisi Indonesia Sal Priadi kembali merilis karya visual terbaru melalui video musik yang berjudul “Ada titik-titik di ujung doa” yang resmi diluncurkan pada 11 Maret 2026 di kanal YouTube resminya.

Video musik ini berdurasi 8 menit 10 detik dan menjadi bagian dari rangkaian visual untuk album Markers and Such Pens Flashdisks. Seperti karya-karya sebelumnya, Sal Priadi Kembali menghadirkan pendekatan visual yang puitis dan emosional.

Cerita Emosional Sejak Awal Video

Vdeo musik ini langsung membawa penonton masuk ke suasana yang menyentuh di awal adegan. Pada bagian pembuka, terlihat sosok bapak yang menjalani proses cuci darah seorang diri, menghadirkan nuansa kesunyian sekaligus refleksi tentang kehidupan.

Adegan tersebut menjadi pembuka yang kuat untuk menggambarkan perjalanan emosional yang kemudian berkembang sepanjang video.

Lirik Tentang Doa dan Kerinduan

Secara lirik, lagu ini menceritakan tentang seseorang yang selalu menyelipkan nama sosok tertentu di akhir doa-doa keselamatannya. Pesan tersebut menggambarkan hubungan yang begitu personal antara seseorang dengan orang yang didoakan.

Dalam beberapa bagian lagu, terdapat juga pesan mengenai usaha untuk memaafkan dan menyusun kembali hati yang pernah hancur. Lirik-lirik tersebut menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang mencoba berdamai dengan masa lalu.

Selain itu, lagu ini juga menyinggung perasaan rindu untuk kembali mengingat wajah seseorang yang mungkin sudah lama tidak ditemui. Nuansa tersebut membuat lagu ini terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang.

Visual Puitis Khas Sal Priadi

dari sisi visual, video musik ini menampilkan berbagai elemen artistik yang memperkuat makna dari lagu sendiri. Beberapa lirik menggambarkan simbol-simbol puitis seperti lukisan bunga, kupu-kupu, dan berbagai warna yang muncul sebagai metafora dari perasaan dan kenangan.

Pendekatan visual tersebut selaras dengan gaya bercerita Sal Priadi yang dikenal sering menggunakan bahasa metaforis dan narasi yang emosional dalam setiap karyanya.

Sejak dirilis di YouTube, video musik ini langsung mendapat respons yang sangat positif dari para pendengar. Dalam waktu sekitar 16 jam setelah di rilis, video tersebut telah di toton lebih dari 100 ribu kali dan memperoleh ribuan tanda suka dari penonton.

Antusiasme tersebut menunjukkan jika karya terbaru Sal Priadi masih mendapat tempat di hati para penggemarnya, terutama bagi mereka yang menyukai lagu dengan lirik mendalam dan pendekatan visual artistik.

Melalui video musik “Ada titik-titik di ujung doa”, Sal Priadi kembali menghadirkan karya yang tidak hanya mengandalkan musik, tetapi juga cerita dan visual yang kuat. Karya ini sekaligus melengkapi narasi emosional dari album Markers and Such Pens Flashdisks yang sebelumnya telah melahirkan beberapa lagu populer.

Baca Juga:

Show More

Related Articles

Back to top button