Sharing Expert

Budaya dan Ekonomi Kreatif untuk Masa Depan Indonesia

Keanekaragaman Budaya untuk Perekonomian Indonesia yang Lebih Baik

Indiekraf.com | Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhi yang berarti akal. Budaya merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai identitas unik dari suatu daerah. Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau dengan populasi lebih dari 260 juta jiwa yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Bicara tentang budaya Indonesia tidak akan pernah habis. Banyak sekali suku yang memiliki kebudayaannya masing-masing. Persebaran penduduknya juga bervariasi dapat dilihat dari letak geografisnya yang bervariasi. Dengan latar belakang yang berbeda, kekayaan budaya seringkali menarik minat masyarakat asing untuk mempelajari budaya Indonesia.

Dengan keanekaragaman budaya yang dimiliki, Indonesia memiliki berbagai macam festival kebudayaan yang unik bahkan dikenal hingga kancah internasional. Berbicara tentang budaya bukan melulu soal upacara adat, tarian, maupun pagelaran wayang. Kebudayaan juga dapat digambarkan dengan kesenian. Kesenian rupa, musik, gerak, pertunjukan, maupun sastra.

Berbicara mengenai menarik perhatian masyarakat asing, pengembangkan kebudayaan lokal juga dapat membantu mendobrak perekonomian Indonesia. Banyaknya keanekaragaman seni dan tradisi kebudayaan Indonesia yang telah dikreasikan, dikembangkan, dipromosikan mendapatkan banyak apresiasi dari dunia internasional.

Gambar 1. Kecak, salah satu kebudayaan Indonesia. Sumber : TrekEarth, 2008
Gambar 1. Kecak, salah satu kebudayaan Indonesia.
Sumber : TrekEarth, 2008

Dibutuhkannya kolaborasi yang baik antara peran pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mengembangkan ekonomi kreatif sebagaimana seharusnya. Peran pemerintah dapat berbentuk sebagai fasilitator dan pemberi regulasi agar kebudayaan yang kita miliki sepenuhnya berkembang secara maksimal dalam perekonomian kreatif.

Dengan kekayaan budaya kita dapat membantu sub-sektor seni pertunjukan, fashion, desain produk, kriya, kuliner, musik, serta seni rupa, banyak sekali kan? Bayangkan apabila semua kebudayaan kita dilestarikan dengan baik dan dikembangkan hingga tingkat global? Perekonomian Indonesia pastinya akan sangat amat membaik.

Di beberapa kota seperti Yogyakarta, Jember, Malang telah menerapkan festival budaya sebagai aktivitas kreatif untuk mempromosikan kota mereka. Salah satu dari festival budaya itu adalah Jember Fashion Carnival atau yang biasa disebut dengan JFC. Merupakan sebuah acara karnaval busana yang setiap tahun di gelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Acara fashion yang melambangkan kreativitas anak muda di Kabupaten Jember ini sudah berkembang menjadi acara festival yang bertaraf nasional bahkan internasional karena memiliki banyak sekali keunikan. Peserta yang tampil merupakan mahasiswa, pelajar, pegawai swasta, bahkan ibu rumah tangga. Peserta juga mendesain sendiri baju rancangan mereka dengan memanfaatkan bahan bekas pakai atau daur ulang. 

Tidak hanya berhenti disitu, JFC juga digandeng untuk ikut berkolaborasi dengan beberapa festival budaya yang ada di Indonesia. Pada tahun 2017, Fashion Batik Medan menggandeng JFC untuk berkolaborasi dalam rangkaian acara dari Colourful Medan Carnival. Selain menampilkan koleksi busana dari JFC, dalam parade fashion ini juga turut serta menampilkan busana batik Medan serta dimeriahkan oleh tarian multi etnis, reog, sigale-gale dan lompat batu.

Coba bayangkan bagaimana jika segala macam budaya berkolaborasi menjadi satu? Bukankah itu akan mendongkrak nama baik serta perekonomian Indonesia menjadi lebih baik? Mari lestarikan budaya dan perbanyak kolaborasi agar Indonesia Jaya.

Penulis : Nafisa Bavana

Baca Juga :

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close