Aplikasi Digital dan GameIndustri KreatifKabar Kreatif

Hacker Ini Mencoba Meracuni Satu Negara Setelah Mencoba Meretas Pabrik Pengelola Air

Indiekraf.com – Kemajuan teknologi pada zaman sekarang berhasil membantu mempermudah manusia dalam melakukan aktifitas. Namun sayangnya, dilabalik kemajuan tersebut, terdapat salah satu ancaman serius yang harus diwaspadai, yaitu serangan kejahatan digital dari seorang peretas atau biasa disebut dengan hacker.

Hacker merupakan salah satu ancaman serius bagi perkembangan teknologi. Berbagai macam percobaan kejahatan terus dilakukan, salah satunya adalah yang terjadi di Florida, Amerika Serikat.

Baca juga Ini Cara Menjadi Hacker Legal Dengan Bayaran Miliaran Rupiah

Seorang hacker berhasil menyusup ke sistem komputer yang mengendalikan fasilitas pengolahan air di negara bagian Florida AS. Ia mengontrol komputer tersebut dari jarak jauh dan mencoba untuk mengubah pengaturan secara drastis dengan mengubah kadar natrium hidroksida (NaOH) di dalam air.

Namun beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan. Seorang operator pabrik pengelola air tersebut dengan cepat berhasil mengetahui percobaan peretasan tersebut dan langsung memulihkan kembali sistem dengan normal. Sehingga, kadar natrium hidroksida (NaOH) di dalam air pabrik tersebut tetap aman dan terkontrol dengan baik.

Natrium hidroksida, atau dikenal juga sebagai alkali, merupakan senyawa korosif yang digunakan dalam jumlah kecil untuk mengontrol keasaman air. Dalam konsentrasi tinggi, senyawa ini dapat menjadi racun dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Sehingga, akan sangat berbahaya jika kandungan NaOH di dalam air memiliki kadar yang tinggi, bahkan ketika dikonsumsi dapat mengakibatkan kematian.

Baca juga Menajubkan! Siswa SMK Ini Lulus Sertifikasi Cyber Security Tingkat Internasional

Dikutip dari thehackernews.com, Pinellas County Sheriff, Bob Gualtieri mengatakan dalam konferensi pers bahwa tidak ada efek signifikan dari percobaan peretasan yang telah terjadi. “Tidak pernah ada efek signifikan pada air yang diolah, dan yang lebih penting masyarakat tidak pernah dalam bahaya,” ujarnya.

Fasilitas pengolahan air, yang terletak di kota Oldsmar tersebut melayani sekitar 15.000 penduduk. Pada konferensi pers yang diselenggarakan oleh polisi setempat mengatakan bahwa hacker telah berhasil membobol sistem selama kurang lebih 3 hingga 5 menit oleh tersangka yang tidak dikenal pada tanggal 5 Februari 2021.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Hacker Tried Poisoning Water Supply After Breaking Into Florida’s Treatment System

Related Articles