Acara KreatifDigital KreatifIndustri KreatifKriya

Kenalan Dengan Vissti Croche, Kerajinan Rajut Dari Kota Malang Yang Punya Produk Lucu Dan Menggemaskan

Indiekraf.com-Seni merajut dari benang hingga menjadi bahan produk yang menarik hingga kini masih menajdi daya tarik tersendiri, hal itu yang dilakukan oleh Imas Titi Rahmawati seorang perempuan tangguh dari kota malang yang mulai menggeluti dunia rajut sejak 2016 silam.

Imas yang memiliki brand rajut Vissti Croche ini mengatakan jika pilihan menggeluti seni rajut ini dikarenakan tidak perlu memiliki modal besar namun bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan. Dengan modal kecil itulah, ia bisa memberdayakan para perempuan di wilayah Kedungkandang untuk bisa berdaya saing melalui kesenian merajut.

“Mengapa saya terjun ke dunia rajut ini, karena tidak perlu modal besar namun bisa menghasilkan uang,”kata Imas pada indiekraf.com, jumat(31/12/21).

“Melalui rajut, saya bisa berbagi ilmu kepada para perempuan di wilayah kedungkandang agar bisa berdaya saing,”kata Imas.

hasil produksi kriya rajut dari @croche_vissti

Keahlian dalam merajut sendiri ia dapat dari orang tuanya terutama dari sang ibu, berawal dari situlah ia bisa menghasilkan karya rajut tidak hanya taplak meja saja, namun beragam bentuk lucu dan unik seperti buah-buahan, model kaktus, boneka mini beragam betuk hingga tas.

“Kalau rajutnya itu diajari mama, sekarang produknya ada beberapa mengikuti permintaan pasar, seperti gantungan kunci, souvenir, serta home dekor,”ungkap Imas.

Untuk harga yang ditawarkan sangatlah ekonomis, anda bisa mendapatkan karya rajut Imas di akun instagram @croche_vissti mulai harga Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu untuk sebuah tas, sedangkan untuk home dekor mulai Rp 25 ribu hingga Rp75 ribu.

Baca juga:

“Untuk harga mulai Rp 250 ribu untuk tas rajut, kalau untuk home dekor yang kecil-kecil mulai harga Rp 25 ribu,”tambah Imas.

Untuk hasil karya rajutan yang sudah ia kerjakan ini, ia pasarkan di platform digital seperti Instagram dan juga E-commerce. Masih menurut Imas, di platform E-Commerce sendiri menjadi tempat yang sangat apik untuk berjualan, karena bisa menghasilkan 5 hingga 10 transaksi dalam setiap bulannya.

“Untuk pemasarannya lewat Instagram dan juga Shoppe, yang paling banyak dari dari soppe bis 5 sampai 10 transaksi setiap bulan,”ungkap Imas.

Ia berharap, pandemi covid-19 bisa segera berakhir sehingga gelaran pameran UMKM bisa sering dilaksanakan agar para peminat kesenian rajut kembali meningkat.

 

 

Related Articles