ArsitekturDesain InteriorIndustri KreatifKabar KreatifKota KreatifKreatif TourismWisata Kreatif

Keren! Kampung Ini Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API)

Indiekraf.com – Kampung Saribu Gonjong atau Kampung Sarugo kini mendapat perhatian secara nasional. Hal itu tak lain karena Kampung Sarigo berhasil masuk nominasi dan memiliki peluang untuk memenangkan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020. 

Kampung wisata ini terletak di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Kampung ini merupakan perkampungan adat yang memiliki rumah gadang yang padat. Selain itu, masyarakatnya pun masih tinggal di sana dan menggantungkan hidup ke sektor pertanian terutama jeruk siam di Gunung Omeh. Sektor pertanian jeruk tersebut memang terkenal melimpah dengan luas sekitar 200 hektar. Warga sekitar juga menyebutnya Jesigo atau Jeruk Siam Gunung Omeh. Lebih kerennya lagi, wisatawan yang datang ke Kampung Sarugo bisa ikut memetik sendiri jeruk segar yang sudah panen.

Keunikan dari kampung wisata ini adalah rumah adat Minangkabau atau Rumah Gadang yang tersusun rapi dan teratur. Suasana di pedesaan ini pun masih sangat asri dengan udara yangs ejuk dan bebukitan yang mengelilinginya sehingga jika pengunjung berada disana bisa merasakan keasriannya. Penduduk yang tinggal di sana juga tetap menjunjung tinggi nilai budaya Minangkabau dan taat akan agama yang mereka anut. 

Baca Juga Ini Dia Wisata ‘Sawah Aesthetic’ Baru di Malang

Dikutip dari Antara News, Novrial selaku Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) memberikan keterangannya. “Nama kampungnya sangat unik. Sarugo adalah bahasa Minang untuk sorga. Namun nama ini lebih merujuk kepada banyaknya atap gonjong Rumah Adat Minang dalam satu kampung” jelas Novrial di Padang.

Menurut Novrial, rumah adat Minang di kampung tersebut tersusun dengan rapi sehingga menambah estetika dan bisa menjadi tempat yang instagramable bagi para pengunjung. Keaslian dari struktur bangunan adat itu juga sangat menarik untuk dinikmati, seperti ukiran yang dinilai bisa dikembangkan menjadi salah satu motif batik. 

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra juga menyebutkan bahwa sebuah destinasi terutama yang baru muncul sangat membutuhkan promosi. Hal itu tak lain sebagai upaya untuk menarik wisatawan. Salah satu caranya adalah mengikuti lomba atau ajang nasional seperti ajang API tersebut.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button