Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri Kreatif

Masuk Pertengahan 2022, Aplikasi POS Qasir sudah Digunakan Lebih Dari 1 Juta User

Indiekraf.com – Eksistensi startup alias usaha rintisan di Indonesia mulai memberikan bukti mampu menjadi pengungkit sektor ekonomi lainnya, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19.

Salah satunya keberadaan aplikasi berbasis Point of Sale (POS) yang berfokus kepada pelayanan di bidang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), yaitu Qasir. Yang kini penggunanya sudah mencapau lebih dari satu juta pengguna. Bukan saja di Indonesia, melainkan pengguna Qasir juga ada di beberapa negara Asia Tenggara.

Dilansir dari Vivanews.com, tidak sampai satu tahun, Qasir juga sudah mencatatkan pertumbuhan jumlah pengguna di angka 500 ribu, dengan total transaksi mencapai nyaris Rp 30 triliun. Torehan ini juga dibarengi dengan kemunculan beragam fitur baru yang tentu memberikan dampak positif bagi pemilik usaha makanan dan minuman. Seperti misalnya fitur pengelolaan bahan baku, pemesanan mandiri dengan kode QR, serta table management.

BACA JUGA:

“Bahkan bukan hanya melalui teknologi, kami juga secara bertahap sudah mulai membuat Qasir sebagai ekosistem dagang bagi UMKM agar mampu bersaing di era digital ini,” ujar Co-Founder sekaligus President Qasir, Rachmat Anggara melalui keterangan resmi, dikutip Senin 9 Mei 2022.

Saat ini Qasir juga sudah menjalin kolaborasi dengan 76 komunitas entrepreneur di Indonesia. Hal – hal yang ada di dalam kerjasama tersebut, misalnya seperti, edukasi, pendampingan serta juga financing. Dengan target kolaborasi adalah. Mendorong pengusaha UMKM agar memiliki daya saing di era digital seperti sekarang ini.

Sebelumnya, Qasir juga telah mendapat kehormatan, dengan dipilih Kementerian Koperasi dan UKM, sebagai salah satu platform dalam integrase data UMKM Indonesia. Bukan hanya itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Perdagangan, juga berkolaborasi dengan Qasir dengan target memajukan para pengusaha mikro.

Related Articles