Selamat Datang di Indiekraf Media - Kunjungi Juga Studio Kami untuk Berkolaborasi lebih Keren :)

Menuju Indiekraf Studio
InsightKabar KreatifKuliner

Mengapa Kurma Identik dengan Ramadhan? Kebetulan atau Tradisi?

Indiekraf.com – Setiap bulan Ramadhan tiba,  ada satu buah yang mendadak menjadi “primadona” di setiap meja makan, yaitu kurma. Buah kecil manis ini seakan tak bisa dipisahkan dari bulan puasa, baik sebagai menu berbuka maupun sahur. Karena itu, banyak orang langsung mengaitkan kurma dengan suasana bulan puasa. Namun, apakah hal itu hanya kebetulan? Atau ada alasan sejarah, agama, dan budaya di baliknya?

Lebih dari Sekedar Takjil: Buah Simbol Ramadhan

Keterkaitan antara kurma dan bulan Ramadhan tidak muncul begitu saja. Berbagai sumber menyebutkan bahwa tradisi ini tumbuh dalam ajaran Islam sekaligus diperkuat oleh manfaat kesehatan yang dimiliki buah tersebut. Karena itu, kurma kemudian menjadi salah satu makanan yang paling sering hadir saat waktu berbuka maupun sahur. 

Salah satu alasan utamanya juga adalah mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik disebutkan, “Rasulullah berbuka puasa dengan beberapa butir kurma basah; jika tidak ada, dengan kurma kering; dan jika tidak ada, beliau meminum air.”

Fakta Menarik Tentang Kurma

Sumber Foto: Pinterest

Selain faktor religius, kurma juga menyimpan sejarah panjang serta manfaat nutrisi yang sangat cocok dikonsumsi saat puasa.

  1. Salah Satu Buah Tertua di Dunia: Masyarakat di wilayah Timur Tengah sudah membudidayakan kurma sejak tahun 4.000 SM . Karena mampu tumbuh di daerah gurun yang panas dan kering, kurma menjadi sumber makanan penting bagi masyarakat di kawasan tersebut. 
  2. Memiliki Banyak Varian di Dunia: Kurma memiliki banyak varietas dengan rasa, tekstur, dan ukuran yang berbeda setiap jenisnya. Beberapa jenis yang populer adalah  Ajwa, Medjool, Sukkari, Empress dan Deglet Noor. 
  3. Kandungan Nutrisi Kurma yang Baik: Selain lezat, kurma juga kaya nutrisi karena mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh. Kurma juga mengandung serat, vitamin, dan mineral penting seperti kalium dan magnesium. Kandungan tersebut membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mendukung keseimbangan tubuh.

Olahan Kurma yang Populer Saat Bulan Ramadhan

Sumber Foto: Pinterest

Biasanya, orang langsung memakan kurma dalam bentuk utuh sebagai takjil. Namun, seiring waktu, banyak orang mulai mengolah kurma menjadi berbagai hidangan yang lebih variatif dan menarik. 

Salah satu olahan yang cukup populer adalah susu kurma, minuman ini dibuat dengan mencampurkan kurma dan susu kemudian diblender dengan halus. Disisi lain Di sisi lain, beberapa orang juga mengolah kurma menjadi hidangan penutup. Misalnya, kurma dapat dicampurkan ke dalam puding, kue, atau dessert dingin. Perpaduan rasa manis kurma dengan bahan lain menciptakan rasa yang lebih kaya dan unik.

Pada akhirnya, fenomena kurma di bulan Ramadhan bukanlah sebuah kebetulan semata. Keduanya terhubung melalui sejarah, nilai religius, serta kebiasaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Selain memberikan manfaat bagi tubuh saat berpuasa, kurma juga menghadirkan makna sederhana tentang tradisi dan kebersamaan.

Baca Juga:

Show More

Related Articles

Back to top button