fbpx
FesyenIndustri Kreatif

Part 1: Mengenal Awesome Footwear, Brand Sepatu Skate Asli Malang

Indiekraf.com– Sepatu bagi orang jaman dulu adalah sebuah kebutuhan namun seiring berjalannya waktu, sepatu tak sekedar menjadi kebutuhan semata, melainkan bisa dijadikan sebagai gaya hidup atau life style.

Bahkan yang lebih menarik saat ini, brand lokal yang dulunya dianggap sebelah mata atau kurang menarik, kini menjelma menjadi sesuatu yang berkelas.

Di Kota Malang sendiri nyatanya ada brand sepatu yang namanya cukup dikenal di kalangan milenial yakni Awesome. Apalagi milenial penghobi papan seluncur atau skateboard pastinya sudah mengenal brand yang satu ini.

Mengapa skateboard? Ya, karena awalnya sang pemilik brand bernama Abraham, memang menyukai olahraga asal California, Amerika Serikat ini. Permainan papan seluncur itu ia kenal saat Abraham masih duduk dibangku sekolah menengah pertama atau SMP.

“Awalnya saat mau main bola sama kawan kampung, mainnya di lapangan milik SMAN 7, saat mau main bola, ekstra kulikuler sepakbolanya gak ada, lalu digantikan dengan ekskul skateboard. Nah saat itulah awal mula cinta dunia skateboard, sampai jatuh cinta kepada sepatu skatenya,” kata Bram.

Setelah melihat permainan skateboard di SMA 7, Abraham tertarik ingin beli sepatu skate, agar saat bermain bisa lebih enak, namun untuk bisa membeli sepatu skate di era 2000-an bagi Abraham, sepatu skate terbilang mahal dan susah dicari. Akhirnya, ia mencari sepatu skate yang mirip dan menemukan di Gajahmada Plaza Kota Malang.

“Kalau dulu, orang orang pasti pergi ke Gajahmada Plaza belakang, ada pedagang yang jual sepatu macam macam, nah saat itu kawan kawan sering beliĀ  sepatu Puma Classic, K2,” kenang Abraham.

“Dulu mau beli sepatu skate ada 2 jalannya, yang pertama tadi, atau lewat carding (hacker),” tambah Abraham.

Baca juga :

Mengenal HMNS, Parfum Lokal yang Bikin Cowok Cewek Kepincut
Ini Dia Jajaran Best of Tweets 2020 Indonesia, Ada Brand Kesayanganmu?

Seiring berjalannya waktu, mimpi besar untuk bisa memiliki sepatu skate sendiri pelan pelan mulai ia wujudkan, salah satu caranya dengan mencari pengalaman bekerja di salah satu perusahaan sepatu di daerah Japanan, Pasuruan, Jawa Timur.

“Setelah saya lulus kuliah di jurusan design grafis, saya bekerja di perusahaan sepatu Ando. Disitu saya belajar, belajar dan belajar akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari kerjaan dan memulai untuk merintis sepatu yang saya impikan,” cerita alumnus SMAK Frateran Malang ini.

Setelah memutuskan keluar dari kerjaan tersebut, hal pertama yang ia lakukan adalah membeli sepatu di Pasar Besar Kota Malang lalu merusak sepatu tersebut dan hanya diambil outsole atau lapisan bawahnya saja untuk kemudian dimodifikasi menjadi bentuk lain.

“Jadi waktu itu saya pergi ke Pasar Besar lantai 2, lalu beli sepatu merk Rhumwell, lalu saya hancurin atasnya, dan saya ambil bawahnya saja. Saya bingung waktu itu, karena mau cari bawahnya atau outsole itu dimana di Malang, gak ada,” cerita Abraham sambil tertawa mengingat perjuangannya.

Kurang lebih 3 tahun, Abraham belajar dan mencari cara hingga dirinya menemukan supplier outsole untuk produk perdana sepatu miliknya.

“Saya terus belajar, dan cari info sana sini, hingga akhirnya saya nemu supplier di suatu daerah di Jawa Timur, hingga akhirnya terbentuk sepatu yang lumayan,” kata Abraham.

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button