Acara KreatifAplikasi Digital dan GameIndustri KreatifMbois Media

Pengaruh UI/UX Design Terhadap Performance Sebuah Produk Digital

Indiekraf.com – UI/UX Designer dan Engineer adalah divisi yang sangat penting dalam hal teknis pengembangan sebuah produk digital. Keduanya sangat memiliki pengaruh untuk membuat sebuah produk digital yang optimal agar bisa sesuai dengan target pasar dan disukai oleh user. Perlu adanya sebuah kerjasama yang kuat anatara kedua divisi tersebut.

Namun pada kenyataanya, masih terdapat UI/UX Designer atau Engineer yang masih belum bekerjasama dengan baik. Masih terdapat designer yang membuat desain namun tidak memperhatikan tentang pengaruh desain mereka terhadap performance produk.

Baca juga 5 Inspirasi Desain Website Terbaik 2020 Versi Awwwards

Oleh karena itu, untuk mempelajari lebih dalam mengenai pengaruh desain terhadap performance, komunitas IxDA Malang menggelar event CangkrUXan ke 13 dengan tema “Design and Performance”. Event CangkrUXan merupakan event rutin yang diselenggarakan oleh komunitas IxDA Malang setiap bulan. Dalam kesempatan kali ini, mereka menghadirkan Arif Eka Brilian, UI Designer sekaligus member dari IxDA Malang sebagai pemateri.

Menurut Arif, terdapat perbedaan yang sangat jelas antara seorang desain dan art (seni). Menurutnya, art adalah sebuah karya yang menyampaikan tentang “emosi” dari pembuatnya. Namun, berbeda dengan desain yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan berdasarkan data.

“Desain yang baik adalah desain yang base on data. Beda dengan art yang menyampaikan tentang emosi.” ujar Arif.

Baca juga “Fresh Food” Salah Satu Startup Terbaik Dunia Karya Dosen UB

Oleh karena itu, penting bagi seorang UI/UX Designer untuk membuat desain sesuai dengan data yang ada. Hal ini juga akan membantu Engineer untuk membuat produk digital dengan performance yang maksimal. Jika tidak membuat desain sesuai data, maka akan sangat berpengaruh terhadap performance produk seperti membuat website atau aplikasi lemot, memakan banyak data, dsb.

Menurut data yang disampaikan oleh Arif yang mengutip dari DoubleClick menyatakan bahwa 53% user akan meninggalkan aplikasi (mobile) jika mereka harus menunggu lebih dari 3 detik agar aplikasi tersebut bekerja. Hal tersebut akan membuat user experience produk digital yang dibangun menjadi jelek.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button