Industri KreatifKabar KreatifKota KreatifSeni Pertunjukan

Profil Kota/Kabupaten Kreatif – Kabupaten Karanganyar

Ditulis Oleh: Ainurrosyida

INDIEKRAF –

Halo pembaca setia Indiekraf, balik lagi dengan artikel seputar Kota Kreatif, kali ini kita akan membahas Kabupaten Karanganyar. Karanganyar berada di Provinsi Jawa Tengah dan ditetapkan sebagai kota pada tanggal 18 November 1917 yang terdiri dari 17 kecamatan diantaranya: Kecamatan Colomadu, Kecamatan Jaten, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Gondangrejo, Kecamatan Kebakramat, Kecamatan Kerjo, Kecamatan Mojogedang, Kecamatan Karangpandan, Kecamatan Jenawi, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Jumantono, Kecamatan Jumapolo, Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tasikmadu dan Kecamatan Matesih dengan luasan total wilayah 77.378,64 Ha dan total penduduk 870.679 jiwa (2015).

Kesenian yang ada di setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Begitu pula kesenian yang berada di Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki kesenian tradisional yang sangat beragam. Wayang kulit atau wayang purwa merupakan jenis kesenian tradisional yang sangat populer di Kabupaten Karanganyar.

Seni pertunjukan Karanganyar sering mendapatkan penghargaan tingkat Nasional maupun Internasional. Di Kabupaten Karanganyar mempunyai 2 Gedung pagelaran dan 3 Sanggar tari. Komunitas seniman Karanganyar tersebar di 17 kecamatan yang masing – masing beranggotakan 250 orang dengan satu ketua.Visi ke depan adalah untuk menjadikan seni pertunjukan sebagai daya tarik wisatawan, selain alam Karanganyar sendiri, dengan membuat suatu pentas pertunjukan yang periodik, yang dipajang di jalur strategis lalu lalang transportasi yang menjadi sentral wisata. Untuk fasilitas, tenaga kerja, pembiayaan, kelembagaan, dll sudah sangat memadai. Akses dan perluasan pasar juga bisa dibilang sangat memadai karena di Kabupaten Karanganyar melakukan banyak promosi di lokasl dan nasional serta Internasional.

Ada banyak kesenian yang ditawarkan oleh Kabupaten Karanganyar, yaitu Grup Karawitan yang mempunyai anggota sebanyak 715 orang, Grup Ludruk yang mempunyai anggota sebanyak 8 orang, Grup Ketoprak yang mempunyai anggota sebanyak 65 orang, Grup Orkes Melayu yang mempunyai anggota sebanyak 12 orang, Grup Wayang Kulit yang mempunyai anggota sebanyak 60 orang, kemudian yang terakhir ada Grup Tari yang mempunyai anggota sebanyak 400 orang. Dengan banyaknya anggota maka kesenian di Kabupaten Karanganyar akan terus berkembang.

Peran sekolah dalam mendukung subsektor ekonomi kreatif seni pertunjukkan sangat baik. Sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas memasukkan pelajaran kesenian di dalam kurikulum Nasional dan menjadi muatan lokal serta juga dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Tersedianya sarana dan prasarana di sekolah agar para siswa dapat mengembangkan bakat diri dibidang seni dan menjaga kelestarian di bidang seni. Peran bisnis dalam subsektor seni pertunjukkan terlihat dengan seringnya diadakan festival pertunjukkan seni baik seni pertunjukkan tari, pertunjukkan wayang dan masih banyak lagi yang bekerja sama dengan aktor yang lain. Adanya padepokan dan komunitas menjadi suatu wadah untuk para seniman berbagai lintas kesenian sekaligus di ruang terbuka untuk ajang kolaborasi karya, pelatihan, dan pertunjukan seni. Tentunya pemerintah juga ikut andil dalam pelestariankesenian di Karanganyar. Pemerintah telah menyiapkan gedung seni pertunjukkan demi menunjang event tahunan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng dalam rangka misi kesenian untuk masing-masing Kabupaten. Pemkab Karanganyar siap memfasilitasi warga Karanganyar dalam membentuk sekretariatan bersama berbagai paguyuban seni untuk bersinergi bersama-sama membangun Karanganyar.

Keterkaitan aktivitas kesenian tersebut menimbulkan banyak keuntungan seperti :

  •    Penyediaan SDM maupun kurikulum untuk pendidikan seni di Kabupaten Karanganyar.
  •    Paguyuban menyelenggarakan festival-festival seni pertunjukkan yang berskala lokal yang membutuhkan sumber daya manusia dari berbagai macam bidang.
  •    Ketersedian keperluan para seniman meliputi alat musik hingga kostum menggerakan perekonomian masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Keterkaitan tersebut juga akan berpengaruh dikedepannya, seperti :

  •     Mampu menjadi lokomotif untuk subsektor lainnya (kuliner, musik, dan fesyen)
  •         Melahirkan berbagai lapangan pekerjaan yang dibutuhkan dalam memajukan subsektor ekonomi kreatif
  •         Lahirnya paguyuban-paguyuban seni di Kabupaten Karanganyar

Dengan adanya keterkaitan diatas kelestarian budaya akan tetap terjada dan tentunya ana-anak di masa depan dapat terus belajar seni daerahnya. Sekian dulu artikel kali ini selamat membaca dan semoga bermanfaat

Source : https://www.kotakreatif.id/

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close