Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri Kreatif

TaniHub Tutup 2 Gudang dan PHK Karyawan, Kenapa?

Indiekraf.com – Startup agritech TaniHub memutuskan untuk menutup dua gudang yakni di Bandung dan Bali.

TaniHub adalah salah satu perusahaan startup yang bergerak di bidang agrikultur dan telah berdiri sejak tahun 2016 untuk mendukung dan menyalurkan hasil pertanian (produk segar, ternak, hingga sembako).

Keberadaan TaniHub mendukung para petani untuk mendapatkan akses pasar dengan menyalurkan hasil produk pertaniannya kepada konsumen dengan cara membeli sayur dan buah secara online.

Pada akhir bulan Februari 2022 startup pertanian ini telah menghentikan kegiatan yang berhubungan dengan konsumen rumah tangga atau Business to Customer (B2C). Oleh karena itu diputuskan untuk tidak lagi menjalankan operasional 2 gudang.

Perusahaan ingin lebih mempertajam fokus bisnis dengan meningkatkan pertumbungan kegiatan Business to Business (B2B). B2B adalah penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh satu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya, bukan kepada konsumen.

B2B yang difokuskan oleh TaniHub adalah dengan hotel, restoran, kafe, modern trade, general trade, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mitra strategis. Selain untuk peningkatan pertumbuhan kegiatan B2B, TaniHub berharap agar nantinya serapan hasil panen petani pun akan semakin besar.

Baca juga :

Penutupan 2 gudang di Bali dan Bandung juga berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawan. Namun, Senior Corporate Communication Manager TaniHub Group, Bhisma Adinaya memastikan PHK dilakukan sesuai aturan Kementerian Ketenagakerjaan. CEO TaniHub Pamira Wineka sendiri yang mengawal betul proses pemenuhan hak karyawan.

Di sisi lain TaniHub juga telah bekerja sama dengan berbagai mitra salah satunya International Finance Corporation (IFC) untuk mendukung pertanian Indonesia. Dengan kerja sama ini, TaniGroup akan mendapatkan bantuan teknis guna memperluas layanan e-commerce dan FinTech (teknologi finansial) di bidang agrikultur.

Writer : Carolina Maharani

Related Articles