Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri KreatifInsightKabar KreatifMbois Media

Ternyata,Begini Rasanya Menjadi Seorang Product Designer di Perusahaan Startup

Indiekraf.com – Product Designer adalah posisi yang cukup penting di sebuah startup. Terdapat banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin menjadi seorang Product Designer. Posisi ini membutuhkan keterampilan dan tanggung jawab yang cukup besar bagi perusahaan startup. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai posisi tersebut, komunitas IxDA Malang bekerja sama dengan DILo Malang menggelar event CangkrUXan ke 14 yang dilakukan secara online.

Event ini mengangkat tema tentang “How I Learned in My First Experience as a Product Designer” dengan mendatangkan Ludfi Ika Purwantini sebagai pemateri. Ludfi adalah seorang UI/UX Designer yang saat ini bekerja di startup Referpal.

Baca juga Pengaruh UI/UX Design Terhadap Performance Sebuah Produk Digital

Selain harus mengerti tentang desain, seorang Product Designer juga harus menguasai tentang produk yang akan dikembangkan. Produk adalah sesuatu yang memberikan manfaat dan dapat dikomersialkan kepada konsumen.

Berdasarkan klasifikasinya, terdapat 2 macam produk yang dibuat oleh sebuah perusahaan. Pertama adalah produk fisik, dimana semua produk yang dibuat memiliki wujud fisik, dapat dipindah, disentuh atau perlakuan fisik lainya. Contoh dari produk fisik meliputi produk makanan, gadget, aksesoris, alat industri dll.

Jenis kedua adalah produk jasa. Dalam hal ini, produk yang diberikan adalah berupa sebuah aktivitas yang memberikan manfaat dan kepuasan kepada user atau konsumen. Contoh dari produk jasa adalah jasa antar makanan, konsultasi, penginapan dll.

Baca juga NgeDILo x IxDA Malang: Proses Riset UX Research Pada Perusahaan B2B

Produk Designer adalah orang yang membuat perencanaan dan tampilan tentang produk yang akan dibuat dengan tujuan produk tersebut dapat berfungsi dan bermanfaat bagi konsumen. Posisi ini memiliki tugas untuk membuat dan menentukan rancangan produk yang dibuat, memahami tujuan bisnis, mengawasi perkembangan produk, dan terus melakukan riset.

“Produk designer memiliki tugas untuk mengawasi perkembangan produk. Selain itu, jika produk sudah release, kita harus terus mencari berusaha untuk melakukan evaluasi agar produk ini bisa lebih berkembang,” ujar Ludfi.

Ketika produk telah rilis, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan. Product Designer memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan ide produk yang ada. Tak lupa untuk terus melakukan riset dan mengevaluasi perkembangan produk.

Ludfi memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan jika ingin menjadi seorang Product Designer. Pertama, kita harus mengetahui tentang tujuan perusahaan dan produk yang diproduksi oleh mereka. Pahami betul fungsi dari produk yang mereka buat. Selanjutnya, kita juga harus mempelajari siapa target pasar dan konsumen utama mereka.

Dengan mengetahui hal tersebut, akan membantu kita untuk membuat keputusan saat mengembangkan sebuah produk. mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan tersebut.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button