ArsitekturIndustri KreatifKabar KreatifKota KreatifKreatif TourismMbois MediaOpini KreatifWisata Kreatif

Baru Diresmikan, Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang Diprotes Netizen

Indiekraf.com – Kota Malang baru saja meresmikan Kawasan Kayutangan Heritage pada tanggal 21 Desember 2020 kemarin. Kawasan yang rencananya akan menjadi tempat wisata ala ‘tempoe doeloe’ ini ternyata sudah menuai protes para netizen. Salah satu alasanya adalah netizen menilai proyek tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.

Netizen memiliki ekspektasi tinggi karena proyek tersebut telah mengeluarkan uang yang cukup tinggi. Banyak netizen yang mengeluarkan opini serta kritikan mereka melalui media sosial, salah satunya adalah di Twitter. Sempat menjadi topik perbincangan, proyek Kawasan Kayutangan Heritage tersebut belum bisa membuat masyarakat Kota Malang bangga.

Baca juga Wisata Sejarah Kampung Interniran Bersama Komunitas Heritage Kota Malang

Dalam tweet resmi dari Pemerintah Kota Malang (@PemkotMalang) terlihat bahwa banyak masyarakat yang berkomentar tentang proyek tersebut. Salah satu komentar dari netizen adalah mengenai desain yang cukup sederhana. Pergantian yang paling terlihat adalah pergantian jalan besar aspal dengan paving.

Baca juga Malang Batik Parade 2020 Pamerkan Karya Desainer Terbaik Malang Raya

Belum lagi komentar yang mengatakan keberatan saat proses pembangunannya. Proyek Kawasan Kayutangan Heritage telah dibangun selama kurang lebih 2 bulan. Sejak itu, terdapat beberapa jalan utama yang terpaksa harus ditutup untuk mempercepat proses selesainya proyek tersebut. Hasilnya, terdapat titik-titik kemacetan yang terjadi dan banyak masyarakat yang harus mencari jalan alternatif lain.

Belum lagi baru-baru ini terdapat kabar baru yang mengatakan bahwa kawasan tersebut terkena banjir. Seperti yang diketahui, saat ini Kota Malang telah masuk pada musim hujan. Padahal sebelumnya, kawasan kayutangan itu jarang terkena banjir, bahkan ketika hujan lebat melanda.

Kabar baiknya, proses pembangunan Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang ini masih belum selesai sepenuhnya. Melalui akun Twitter resminya, Pemkot Malang menyatakan bahwa baru membuka akses masuk jalan mulai koridor 1 PLN sampai ke kawasan Bank BCA. Rencananya, pembangunan akan kembali dilanjutkan untuk membangun koridor 3 yang ada di dalam kampung Kayutangan. Pembangunan tersebut akan dimulai pada bulan Februari 2021.

 

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button