fbpx
Desain ProdukIndustri KreatifInsightKabar KreatifKriyaPelaku Kreatif

Para Peneliti UGM Berhasil Ciptakan Alat Deteksi Covid-19 Hanya Dalam 2 Menit

Indiekraf.com – Para peneiiti ahli di Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menciptakan alat pendeteksi Covid-19 yang lebih murah dan cepat bernama GeNose. Jika dibandingan dengan alat pendeteksi yang sudah ada sekarang, GeNose mampu mendeteksi virus tersebut hanya dalam waktu 2 menit. Berbeda dengan alat atau metode lainya yang masih membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

Selain itu, GeNose mampu mendeteksi Covid-19 berdasarakan hembusan nafas seseorang. Sangat sederhana, bahkan tak memperlukan reagen atau bahan kimia lainya. Hal ini membuat tes menggunakan alat ini menjadi lebih nyaman jika dibandingkan harus melakukan swab atau mengambil darah melalui suntikan.

Baca juga Microbubble Generator (MBG) Karya Mahasiswa UGM Dapatkan Investasi Rp 141 Juta

GeNose juga dikabarkan telah mendapatkan izin edar dari Kemenkes pada hari kamis (24/12) kemarin. Dengan adanya izin tersebut, alat hasil kerja keras para peneliti di UGM ini akan segera dipasarkan. Dikutip dari website resmi UGM ugm.ac.id, Ketua tim pengembang GeNose, Prof. Kuwat Triyana, berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung mereka mengembangkan alat ini.

GeNose UGM Dapatkan Izin Edar dan Siap Dipasarkan (Foto via ugm.ac.id)
GeNose UGM Dapatkan Izin Edar dan Siap Dipasarkan (Foto via ugm.ac.id)

Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan luar biasa dari banyak pihak GeNose C19 secara resmi mendapatkan izin edar (KEMENKES RI AKD 20401022883) untuk mulai dapat pengakuan oleh regulator, yakni Kemenkes, dalam membantu penanganan Covid-19 melalui skrining cepat,” ujar Prof. Kuwat. Hingga saat ini, telah tersedia 100 GeNose yang siap untuk didistribusikan. Dengan jumlah tersebut diperkirakan Indonesia akan bisa melakukan tes kepada 12 ribu orang dalam sehari.

Baca juga Dengan Alat Ini, Motor Kamu Diklaim Bisa Hemat BBM Hingga 40%, Apa Itu?

“Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, kami berharap dapat melakukan 120 tes per alat atau atau totalnya 12 ribu orang sehari. Angka 120 tes per alat itu dari estimasi bahwa setiap tes membutuhkan 3 menit termasuk pengambilan nafas sehingga satu jam dapat mentes 20 orang dan bila efektif alat bekerja selama 6 jam,” tambahnya. Alat tersebut akan cocok digunakan pada tempat yang ramai seperti bandara, stasiun kereka, atau bahkan di rumah sakit.

Tahap selanjutnya, pihak UGM akan terus memproduksi GeNose secara massal. Ditargerkan jika pada akhir bulan Februari 2021 nanti akan tersedia sebanyak 10 ribu unit. Dengan begitu, kemungkinan Indonesia akan bisa memcahkan rekor sebagai negara dengan jumlah tes Covid-19 terbanyak, yaitu 1,2 juta tes per hari.

Referensi

[1] GeNose UGM Dapatkan Izin Edar dan Siap Dipasarkan

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button