Digital KreatifFesyenIndustri KreatifKabar KreatifKreatif TourismKriyaKulinerWisata Kreatif

Beli Kreatif Danau Toba Resmi Ditutup Setelah 3 Bulan!

Indiekraf.com – Beberapa waktu lalu, terdapat program bertajuk ‘Beli Kreatif Danau Toba’. Setelah tiga bulan berjalan, akhirnya program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini resmi ditutup. Program ini sempat digaungkan lantaran menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021.

Beli Kreatif Danau Toba Resmi Ditutup Setelah 3 Bulan Berjalan

Setelah tiga bulan berjalan, kini program ‘Beli Kreatif Danau Toba’ resmi ditutup. Program ini sebelumnya dilaksanakan dengan tujuan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah Danau Toba. Hal ini karena daerah tersebut merupakan Destinasi Super Prioritas di Provinsi Sumatera Utara. Dengan adanya program tersebut, diharapkan UMKM sekitar bisa bangkit di tengah pandemi.

Setidaknya sebanyak 200 pelaku kreatif telah mengikuti program ini. Beberapa diantaranya termasuk ke dalam subsektor fesyen, kuliner, hingga kriya. Tentunya, mereka semua berada di sekitar Danau Toba dan Sumatera Utara. 

Beli Kreatif Danau Toba sebagai Upaya Membantu UMKM Tanah Air

Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) turut hadir dalam penutupan program ini. Ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh stakeholder yang sudah terlibat dalam program ini. Tentunya, program ini bisa terlaksana berkat bantuan serta kerja sama yang kuat. Harapannya, program ini bisa terus membagi manfaat untuk para pelaku kreatif yang mengikutinya.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Keuangan (Dirjen Bea dan Cukai, Dirjen Pajak dan PKN STAN) serta BUMN (PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pos Indonesia) yang sudah menjadi satu kesatuan dalam memberikan kontribusi terhadap kenaikan omzet para peserta hingga mencapai rata-rata lebih dari 100 persen perbulan,” terang Menparekraf.

Dampak Positif Terhadap Pelaku UMKM Sekitar

Dampak positif dari program ini ternyata cukup terasa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja sebanyak 3 kali lipat. “Jumlah tenaga kerja setelah adanya program Beli Kreatif Danau Toba ini juga meningkat hampir 3 kali lipat pekerja sebelumnya atau mencapai 801 pekerja, jumlah tersebut belum termasuk penambahan reseller mencapai total 3220 reseller,” kata Sandiaga.

Tak hanya itu, Beli Kreatif Danau Toba juga berhasil memfasilitasi pelaku kreatif dengan berbagai promosi seperti lewat own media dan paid media. Sehingga, pelaku kreatif bisa mengirimkan produknya ke masyarakat lokal hingga luar negeri.

Baca Juga Danau Toba Tetap Buka Meski Pandemi, Bagaimana Keadaannya?

Related Articles