Acara KreatifTips Kreatif

Cara Optimasi Instagram untuk Berbisnis Bersama Founder Instagenic.net

Indiekraf.com – Instagram saat ini tidak hanya sebatas aplikasi untuk melakukan kegiatan sosial, namun telah menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan untuk kegiatan berbisnis atau marketing.

Telah banyak UMKM hingga perusahaan besar memanfaatkan aplikasi sebagai salah satu alat marketing dari usaha mereka. Fitur yang ada di Instagram saat ini juga sangat mendukung kegiatan marketing atau berbisnis bagi para pengusaha.

Namun, masih belum banyak orang yang bisa mengoptimalkan Instagram sebagai alat untuk marketing sebuah usaha. Oleh karena itu, DILo Malang menggelar acara NgeDILo dengan tema “Strategi Optimasi Instagram (untuk startup & umkm)” bersama Meiga S. Satriya, Founder Instagenic.net yang berlangsung secara online pada hari selasa (22/06) kemarin.

Telah terdapat banyak perubahan dari aplikasi Instagram saat ini. Meiga menyatakan bahwa kegiatan hard selling yang dilakukan di Instagram saat ini cenderung tidak “awet” atau tidak disukai.

Banyak orang saat ini risih melihat postingan Instagram yang melakukan spam tentang hard selling sebuah produk.

“Orang Indonesia ini aneh, tidak mau sering ditawari jualan, tapi suka belanja.” ungkap Meiga.

Oleh karena itu, kita perlu strategi khusus agar kita bisa melakukan kegiatan marketing usaha kita secara maksimal di Instagram.

Ada framework yang bisa Anda gunakan yaitu TOFU, MOFU, BOFU.

Top of tunnel (TOFU) adalah kegiatan dimana Anda fokus melakukan awarness agar orang mengerti apa produk yang Anda jual. Bisa dilakukan dengan cara ikut memberikan comment di akun yang sedang viral, atau melalui stories dari akun Anda.

Setelah orang sudah mau mengunjungi akun Instagram Anda, selanjutnya buat lah bio yang semenarik mungkin. Berikan informasi atau link yang mengarahkan calon pembeli Anda ke sebuah landing page atau catalog dari produk usaha Anda. Hal ini dikenal dengan Middle of Tunnel (MOFU).

Bottom of tunnel (BOFU) di Instagram terletak di Feeds. Anda bisa melakukan hard selling disini dengan mengupload foto produk diikuti dengan informasi harga. Namun, perlu diperhatikan untuk tidak membuat semua postingan hard selling, buatlah konten yang disukai oleh calon pembeli Anda.

Meiga menyampaikan, sebelum membuat konten, kenali dulu siapa calon pembeli potensial dari produk Anda. Dengan mengetahui hal ini, Anda akan bisa tau konten seperti apa yang disukai oleh mereka.

Ia menambahkan bahwa akun Instagram yang sukses adalah akun yang membuat konten yang ter-segment atau sesuai dengan kesukaan calon pembeli Anda. Hal ini juga memungkinkan untuk menambah followers di akun instagram Anda.

Semakin sering Anda upload konten, semakin besar kemungkinan akun instagram jualan Anda untuk bisa sukses. Pada akhir acaranya Meiga menyatakan “terus membuat ide konten yang banyak, jangan terlalu ribet, yang penting konsisten!”.

 

Penulis: Achmad Faridul Himam

Baca juga

Tag
Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button
Close
Close