Acara KreatifDesain ProdukDigital Kreatif

Disporapar Kota Malang Gelar Bimtek Peningkatan SDM Ekonomi Kreatif Tentang Pentingnya Logo

 Indiekraf.com– Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menggelar Kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Ekonomi Kreatif bertajuk Bimbingan Teknis “Create Your Logo With Sam Space” di kantor Disporapar, komplek stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (16/06/22).

Dalam kegiatan ini sebanyak 35 Peserta hadir dari berbagai Start up dan UMKM di Kota Malang. kegiatan tersebut dibuka secara resmi Oleh Kepala Disporapar yang diwakili Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sri Atika Widowati, S.H., M.M.

Sri Artika dalam sambutannya mengatakan tentang pentingnya sebuah logo bagi pebisnis atau perusahaan rintisan tapi seringkali dilupakan padahal sebuah logo mampu menggambarkan suatu visi perusahaan.

“Satu hal yang sering dilupakan oleh pebisnis atau perusahaan rintisan adalah pentingnya sebuah identitas logo. Padahal sebuah logo bukan hanya sekedar gambar dan tulisan, logo juga menjadikan suatu perusahaan terlihat visinya dan menjadi pembeda dengan yang lainnya. Tak heran, banyak perusahaan besar yang rela menghabiskan dana yang tidak sedikit untuk membuat logonya” jelas Sri Atika mengutip dari laman resmi dispora.malangkota.go.id.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pentingnya pemahaman mengenai desain sebuah logo hingga mendapat insight postif.

Baca juga:

“Besar harapan kami dengan adanya kegiatan ini para pelaku usaha dapat meningkatkan pentingnya pemahaman dan mendapat insight positif mengenai desain logo dari pakarnya,” ungkapnya

Ia juga mengatakan bakal melakukan inovasi dan pengembangan yang dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi.

“Beberapa inovasi yang dilakukan disporapar tidak berhenti disini, namun akan senantiasa dikembangkan sehingga dapat memberikan pencerahan dan perspektif terkini mengenai peluang serta potensi ekonomi kreatif dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi,” kata Sri Atika.

Related Articles