fbpx
Acara KreatifAplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri KreatifInsightKabar KreatifMbois Media

Dukung Developer Lokal, DILo Malang Gelar Event Virtual Bahas Keunggulan JAMstack

Indiekraf.com – Sebagai seorang developer, pasti kita telah memahami beberapa bahasa dan tools pemograman untuk membuat sebuah website. Salah satunya adalah JAMstack. Arsitektur pengembangan website modern ini ternyata sedang menjadi trend dan banyak digemari oleh para developer untuk mengerjakan proyek pribadi atau bahkan profesionalnya.

Melihat trend tersebut, DILo Malang menggelar event DILO TALKS #10 yang mengangkat tema tentang “Build Your Next Website With JAMstack”. Event yang diselenggarakan secara online pada tanggal 1 Desember 2020 tersebut menghadirkan Yuri Pratama, Frontend Engineer Feedloop.io sebagai pemateri.

Baca juga NgeDILo x IxDA Malang: Proses Riset UX Research Pada Perusahaan B2B

Dalam paparanya, Yuri mengakui bahwa JAMstack saat ini sedang menjadi sebuah trend di kalangan para developer. “Yang lagi ngetrend 2 tahun akhir ini adalah JAMstack. Dan bahkan sekarang semakin banyak digunakan.” ujarnya. Pria yang telah terjun puluhan tahun di dunia perkodingan tersebut menyatakan telah menggunakan arsitektur ini mulai dari tahun 2010an, bahkan sebelum bernama JAMstack.

Yuri mengatakan bahwa Ia tertarik menggunakan situs web tersebut karena memiliki tingkat keamanan yang tinggi. “Benefit yang akan kita dapatkan banyak sekali, salah satunya adalah keamanan. Mau di hack pun user tidak akan tau source code kita ada dimana. Karena yang ditampilkan adalah hasilnya saja,” jelas Yuri. Selain kemananya, Ia mengatakan bahwa JAMstack memiliki kinerja yang lebih baik, cepat, dan murah.

Baca juga NgeDILo x MQA: Cara Software Quality Assurance Melakukan Testing Aplikasi

Alasan lainya mengapa JAMstack bisa populer adalah karena memiliki pengalaman developer experience yang sangat menarik. Yuri menjelaskan bahwa kita bisa bebas untuk mengedit website sesuka kita. Bahkan mudah untuk dimengerti bagi orang awam yang tidak begitu ahli dalam dunia perkodingan. “Orang awam bisa update konten dengan mudah. Istilahnya seperti kita install mobile apps. Kita bisa update konten dengan mudah, tapi developer berjalan dibelakang (bagian koding arsitektur),” ujarnya.

Dengan melihat keunggulannya, JAMstack sangat cocok digunakan untuk berbagai macam proyek. Namun tak sembarang proyek, kita harus mengetahui kebutuhan dan kemampuan yang dibutuhkan. “E-commerce ga mungkin pakai JAMstack. Tapi kalau dapet proyek build company profile, startup awal, atau blog pribadi, bisalah jadi pertimbangan untuk menggunakanya. Hal ini karena kita bisa menghemat cost, cepet, dan banyak pilihan hosting yang sudah tersedia,” jelas Yuri saat menyampaikan materinya.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button