Acara KreatifKabar KreatifKota KreatifKulinerSeni Pertunjukan

Eks Bioskop Kelud Kota Malang “Disulap” Jadi Festival UMKM Serta Vaksinasi Massal

Indiekraf.com-Program vaksinasi massal demi percepatan terbentuknya kekebalan komunal di kota Malang semakin intensif dilakukan, bahkan dikemas dengan beragam acara menarik, salah satunya dilakukan di eks bioskop Kelud yang berada di jalan Kelud, Kota Malang.

Komunitas Malang Mbois yang memprakarsai gelaran positif ini, menggelar vaksinasi massal dengan menghadirkan puluhan UMKM yang ada di Kota Malang. Menurut ketua pelaksana Tjandra Purnama Edi pelaksanaan vaksinasi massal ini tak hanya menghadirkan UMKM saja namun ada juga parade budaya serta beragam performer dari komunitas malang bergitar.

“Jadi giat acara ini yang pertama adalah giat vaksinasi, untuk meramaikan acara itu kita mengemasnya dengan hiburan, ada hiburan art performance, bazzar UMKM. Bazzar UMKM sendiri untuk memantik kebangkitan ekonomi masyarakat,”kata Tjandra Purnama Edi ketua panitia. Sabtu(18/12/21)

Baca juga:

Pemilihan agenda acara di eks bioskop Kelud ini sendiri dipilih karena gedung ini sendiri memiliki sejarah panjang dan termasuk salah satu heritage bagi Kota Malang. Banyak sekali insan-insan kreatif di Kota Malang yang memiliki memori dengan bioskop yang pernah dijadikan konsep nonton film secara “drive in”.

“Bioskop Kelud ini cukup fenomenal, kalau kita bicara heritage, bioskop ini sangat heritage sekali ya, dan ini merupakan bioskop pertama di malang yang menghadirkan konsep nonton film secara drive in,”ungkap pemilik brand “Soak Ngalam” ini.

Kurang lebih ada 22 UMKM yang berkontribusi dalam acara vaksinasi massal ini. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Tjandra Purnama juga menyebutkan, Pemkot Malang turut mensupport, diantaranya Bapedda, Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskopindag), serta Donasi Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Malang.

Untuk target vaksinasi ini selama dua hari ini ditargetkan sebanyak 500 dosis vaksin. Tjandra Purnama berharap masyarakat bisa memanfaatkan agenda vaksinasi massal ini, sehingga tidak hanya mendapat sehat saja namun juga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.

Related Articles