Desain ProdukIndustri KreatifKabar Kreatif

G-Shock Jam Tangan yang Juga Menjadi Budaya

Indiekraf.com – Budaya memang bisa muncul dari beragam sisi, bukan hanya dari masa lalu namun juga masa kini, atau yang dikenal sebagai budaya pop. Salah satunya adalah jam tangan produksi produsen asal Jepang Casio, dengan G-Shock nya, yang dinilai sudah menjadi budaya.

G-Shock merupakan jam tangan produksi dari Casio. Seri jam tangan ini sekarang memang menjadi salah satu jam tangan yang paling dikenal di dunia. Namun siapa sangka ternyata G-Shock juga sudah dianggap sebagai budaya, bukan saja di negara asalnya Jepang, melainkan juga hingga ke Indonesia.

Menurut salah satu anggota komunitas G-Shock G-Shock Warrior Indonesia (GSWI) Malang, Hanafi, G-Shock dianggap budaya karena kekuatan dan daya tahannya, yang mampu menemami pemakainya selama bertahun – tahun. Sehingga memang bisa membuat banyak cerita menarik. Seperti halnya salah satu G-Shock yang dimiliki oleh Hanafi, yang dia akui sudah dimiliki sejak 1987, dan masih bisa digunakan dengan baik hingga saat ini.

“Budaya G-Shock ini muncul karena kekuatannya. Sehingga G Shock ini bukan sekedar tren yang lewat belaka. Banyak G-Shock yang mampu bertahan hidup sampai puluhan tahun. Hal ini yang membuat banyak orang kagum, menggemari nya, dan bahkan menganggapnya menjadi salah satu budaya,” lanjut pria yang juga memiliki bengkel G Shock dengan nama Jisok Kultur tersebut, saat ditemui di pameran Dalbo Fest 2022.

Ditambahkan Hanafi, pengguna G-Shock memang sangat banyak, namun untuk yang menjadi penggemar berat hingga menganggapnya sebagai budaya tidak terlalu jamak. Seperti halnya di GSWI Malang, Hanafi menyebut bahwa saat ini terdapat kurang lebih 30 an anggota aktif.

Terkait dengan G-Shock sendiri, pada para penggemar baru, jam dengan desain yang khas tersebut, Hanafi menyampaikan bahwa harus waspada, karena barang palsu sekarang semakin banyak dengan kemiripan yang luar biasa dengan G-Shock asli.

BACA JUGA:

Sehingga ia menyarankan kepada siapapun yang akan membeli G-Shock untuk bisa membelinya di toko – toko resmi seperti yang ada di pusat – pusat perbelanjaan besar.

“Saran saya untuk pemula, atau siapapun yang ingin membeli G-Shock, bisa langsung saja beli di toko resmi yang ternama. Hindari beli daring, dengan harga murah. Kalau mau beli yang bekas, ada baiknya dikonsultasikan dengan orang yang paham dahulu, seperti halnya kami,” ucapnya.

Hanafi menyampaikan, ia dan rekan – rekan di GSWI Malang, sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berkonsultasi terkait dengan G-Shock dan beragam permasalahannya.

“Monggo kalau mau konsultasi, bisa kontak DM langsung di Instagram GSWI Malang. Nanti pasti akan dibantu oleh admin kami,” pungkasnya.

Related Articles