Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri KreatifInsightKabar Kreatif

Google Alokasikan Dana Rp 42 Miliar Demi Tangkal HOAX Soal Vaksin

Indiekraf.com – Program vaksinasi sudah mulai dilakukan di berbagai negara yang ada di dunia, termasuk Indonesia. Banyak masyarakat mampu menerima secara baik mengenai program tersebut. Namun, terdapat beberapa pihak yang masih ragu, bahkan menyebarkan berita HOAX soal vaksin yang digunakan.

Berita HOAX mengenai vaksin sangatlah merugikan. Hal ini bahkan mampu menghasut masyarakat untuk tidak melakukan vaksinasi Covid-19. Padahal, program vaksinasi sangat diperlukan untuk mengatasi pandemi ini agar cepat terselesaikan.

Baca juga Peran Influencer Dalam Program Vaksinasi Covid-19

Apapun jenis vaksin yang digunakan, informasi HOAX dapat merugikan banyak pihak. Salah satu berita bohong tersebut bisa menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial online. Melihat hal tersebut, Google tidak tinggal diam. Mereka telah menganggarkan dana sebesar 3 juta dollar atau sekitar Rp 42 miliar untuk melawan HOAX.

Salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut menanggapi dengan serius tentang masalah informasi bohong mengenai vaksin yang dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung proyek jurnalistik yang bertujuan agar para pembaca dapat memerika fakta-fakta yang aktual tentang informasi vaksin. Pemeriksaan tersebut akan melibatkan 14 ‘Googler’ dari seluruh dunia dan organisasi berita yang memiliki rekam jejak yang terpecaya.

Baca juga Reebok x Wonder Woman: Lambang Perjuangan Nakes di Masa Pandemi

Sebagai mesin pencari online terbesar di dunia, Google adalah ‘pintu gerbang utama’ menuju informasi tentang pandemi, vaksin, dan pengobatan virus corona. Google telah berjuang untuk mengendalikan misinformasi yang banyak tersebar di platform mereka. Perusahaan asal Amerika tersebut telah berjuang untuk mengatasi HOAX yang beredar dengan melalui upaya fact-checking, moderasi konten, dan perubahan kebijakan. Namun pada kenyataanya, grup yang sering menyebarkan HOAX dan misinformasi mengenai vaksin serta pandemi masih bisa berkembang, bahkan masih mendapatkan keuntungan secara finansial melalui jaringan iklan yang luas.

Oleh karena itu, kita juga harus ikut berjuang dengan Google dalam melawan HOAX mengenai vaksin yang beredar. Jangan gampang untuk menyebarkan informasi dari sumber yang kurang terpecaya. Pastikan selalu melakukan cek dua kali untuk meyakinkan bahwa informasi yang Anda dapat adalah informasi yang benar dan berasal dari sumber yang terpecaya.

Penulis: Achmad Faridul Himam

Referensi

[1] Google Launches $3 Million Fund To Tackle Covid-19 Vaccine Misinformation

Tampilkan Selanjutnya

Artikel terkait

Back to top button