Aplikasi Digital dan GameDigital KreatifIndustri Kreatif

Instagram Mulai Kurangi Fitur Belanja, Tergerus TikTok Shop?

Indiekraf.com – Instagram tampaknya tidak akan lagi berkonsentrasi kepada fitur belanja dan perdagangan (e-commerce) dalam pengembangan aplikasi besutan Meta tersebut ke depannya.

Seperti dilansir dari Republika.co, hal itu tersirat dari sebuah memo internal yang diterbitkan Instagram kepada staf nya pada Selasa (06/09). Dimana Instagram berencana menghapus halaman belanja, karena adanya refocusing dari perusahaan.

Instagram akan segera mulai bergeser ke versi halaman belanja yang kurang dipersonalisasi alias Tab Lite.

Dalam memo sebelumnya, Instagram sudah menyiarkan kepada tim nya, bahwa perubahan yang diusung akan menjadi gambaran dari tujuan baru sistem perdagangan Instagram, yang nantinya akan berkaitan langsung dengan pendapatan dari iklan untuk Meta.

Dalam memo internal yang dibagikan Instagram kepada staf pada Selasa (6/9/2022), perusahaan mencatat platform akan menghapus halaman belanja karena adanya pergeseran prioritas perusahaan. Instagram berencana akan beralih ke versi halaman belanja yang kurang dipersonalisasi yang dikenal Tab Lite.

 “Perdagangan tetap penting bagi Instagram karena kami terus mempermudah orang untuk menemukan dan berbelanja produk di seluruh aplikasi mulai dari Feed, Story, Reel, dan inovasi seperti Live Shopping,” kata juru bicara Meta, dilansir Insider, Rabu (7/9/2022).

Pada Rabu, perusahaan akan mulai meluncurkan uji publik aplikasinya yang akan memperkenalkan pengguna ke versi Tab Lite. Selain itu, platform juga memiliki rencana sementara untuk menghilangkan tombol yang mengarahkan pengguna ke tab belanja yang ada pada Maret 2023.

Pergeseran belanja Instagram terjadi di tengah kemunduran internal pada inisiatif perdagangan di seluruh platform Meta. Awal musim panas ini, raksasa teknologi itu memberi tahu staf bahwa mereka menempatkan banyak fitur perdagangan di bagian belakang.

 Itu termasuk investasi Meta dalam Creator Commerce, belanja Instagram yang merupakan bagian Friends and Family Shopping. Itu adalah sebuah proyek belanja berbasis komunitas dan pencarian visual.

Meski begitu, Instagram tidak berpisah dengan identitasnya sebagai tujuan belanja.

 “Kami tetap berkomitmen untuk menjadikan instagram tempat terbaik bagi orang-orang untuk menemukan dan membeli produk dari merek dan pembuat konten yang mereka sukai,” kata juru bicara Instagram.

Baca Juga:

Bisa jadi memang pergeseran sistem belanja Instagram ini atau yang dikenal dengan Instagram Shoping, juga dipengaruhi oleh platform pesaing mereka asal Negeri Bambu, TikTok.

Dalam dua tahun terakhir, melalui TikTok Shop, TikTok sudah berhasil membentuk ekosistem belanja dan perdangan yang sangat diminati oleh masyarakat.

Sehingga meskipun sebenarnya Instagram Shop muncul lebih dahulu, namun kini tren nya sudah tergerus oleh TikTok Shop, yang memang banyak dinilai lebih mudah digunakan.

Related Articles